| NIM | D1A020151 |
| Namamhs | ADVANY SURYO ADJIE |
| Judul Artikel | DAMPAK WABAH PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) TERHADAP KINERJA EKONOMI USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dampak Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Terhadap Kinerja Ekonomi Usaha Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan antara kinerja ekonomi usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Banyumas ketika terjadi outbreak PMK dan setelah outbreak PMK. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2024 di Desa Kemutug Lor, Desa Limpakuwus dan Desa Susukan, Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Variabel pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah keuntungan dan r/c usaha peternakan sapi perah. Data yang didapatkan di analisis dengan menggunakan uji t berpasangan dengan nilai ketelitian 0,05 pada rataan keuntungan dan r/c usaha peternakan sapi perah ketika dan setelah outbreak. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada kinerja ekonomi usaha peternakan sapi perah ketika terjadi wabah PMK dan setelah terjadi wabah PMK. Hasil pengujian dengan metode uji t berpasangan menunjukan angka t hitung 2,34 dan t tabel 2,06 pada nilai keuntungan, sementa pada nilai r/c menunjukan hasil t hitung 4,42 dan t tabel 2,06. Kesimpulan, nilai analisis kinerja ekonomi usaha peternakan sapi perah di Kabupaten Banyumas mengalami penurunan efisiensi dari waktu terjadi outbreak dan setelah terjadi outbreak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Impact of Foot and Mouth Disease Outbreak on the Economic Performance of Dairy Farming Businesses in Banyumas Regency. This study aims to compare the economic performance of dairy farming businesses in Banyumas Regency during and after the FMD outbreak. The study was conducted from April to May 2024 in Kemutug Lor Village, Limpakuwus Village, and Susukan Village, Baturraden District, and Sumbang District, Banyumas Regency. The measurement variables used in this study include profits and the revenue-cost ratio of dairy farming businesses. The data obtained were analyzed using a paired t-test with an accuracy value of 0.05 on the average profits and revenue-cost ratio of dairy farming businesses during and after the outbreak. The analysis results showed a significant difference in the economic performance of dairy farming businesses during and after the FMD outbreak. The paired t-test method results showed a t-value of 2.34 and a t-table value of 2.06 for profit, while for the revenue-cost ratio, the results showed a t-value of 4.42 and a t-table value of 2.06. In conclusion, the economic performance analysis of dairy farming businesses in Banyumas Regency experienced a decrease in efficiency from the time of the outbreak to after the outbreak. |
| Kata kunci | Susu sapi, outbreak PMK, Penerimaan, Keuntungan, R/C |
| Pembimbing 1 | Ir. Novie Andri Setianto, S.Pt., M.Sc.Ph.D., IPU., ASEAN Eng. |
| Pembimbing 2 | Dr. Sc. Agr. Ir Yusuf Subagyo, MP, IPU. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2024-07-31 15:23:36.929365 |
|---|