Artikel Ilmiah : L1B020039 a.n. SARIFATUL CHOIRIYAH

Kembali Update Delete

NIML1B020039
NamamhsSARIFATUL CHOIRIYAH
Judul ArtikelUpaya Peningkatan Efektivitas Penangkapan Benih Kerang
Hotate (Mizuhopecten yessoensis) Di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya kerang hotate (Mizuhopecten yessoensis) di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang mengandalkan persediaan benih dari alam yang ditangkap menggunakan bo-ami (jaring lurus). Studi ini mengkaji upaya untuk meningkatkan efektivitas penangkapan benih kerang hotate berdasarkan penentuan waktu dan lamanya pemasangan bo-ami sebagai media penempel kerang hotate. Hasil analisis menunjukkan adanya kaitan antara suhu perairan dan lama waktu pemasangan jaring bo-ami dengan jumlah kerang yang ditangkap. Suhu perairan digunakan sebagai dasar untuk menentukan waktu pengambilan sampel organisme dalam perairan menggunakan metode penyedotan air. Hasil dari metode penyedotan air tersebut adalah ukuran benih kerang hotate yang dapat menempel pada substrat. Memanfaatkan sifat kerang hotate yang menempel maka dilakukan pelemparan bo-ami. Pemasangan bo-ami dengan waktu 29-35 hari merupakan waktu yang efektif untuk penangkapan benih kerang hotate. Oleh karena itu, Penting bagi para pembudidaya untuk memperhatikan dalam pemilihan waktu pelemparan dan lamanya pemasangan bo-ami untuk mendapatkan benih kerang yang dapat memenuhi kuantitas budidaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cultivation of hotate clams (Mizuhopecten yessoensis) in Funka Bay, Hokkaido, Japan relies on a supply of seeds from the wild which are caught using bo-ami (straight nets). This study examines efforts to increase the effectiveness of catching hotate clam seeds based on determining the time and duration of installing bo-ami as a medium for attaching hotate clams. The results of the analysis show that there is a relationship between water temperature and the length of time where bo-ami net installed with the number of clams caught. Water temperature is used as a basis for determining the time for sampling organisms in the environment using the water suction method. The result of the water suction method is the size of the hotate clam seeds that can stick to the substrate. Taking advantage of the sticky nature of hotate shells, bo-ami is thrown. Installation of bo-ami within 29-35 days is an effective time for catching hotate clam seeds. Therefore, cultivators need to pay attention to the choice of throwing time and the length of time the bo-ami is installed to obtain shellfish seeds that can meet the quantity of cultivation.
Kata kunciBenih kerang hotate, suhu, penyedotan air, metode bo-ami, teluk funka
Pembimbing 1Dr. Kasprijo, M.Si
Pembimbing 2Agung Cahyo Setyawan, S.Pi., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2024-07-29 11:03:37.468168
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.