Artikel Ilmiah : H1B020015 a.n. BAHTIAR HAMZAH MUTTAQIN

Kembali Update Delete

NIMH1B020015
NamamhsBAHTIAR HAMZAH MUTTAQIN
Judul ArtikelPENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP POTENSI KETERSEDIAAN AIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI CISANGGARUNG MENGGUNAKAN MODEL SHETRAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk–Cisanggarung merupakan wilayah sungai yang melintasi batas
administratif Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan luas wilayah sungai 7.711 km2 yang meliputi 25 wilayah
sungai. Daerah tangkapan air Cimanuk–Cisanggarung adalah Sumedang, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Garut,
Brebes dan Kota Cirebon. Cekungan Cisanggarung merupakan anak sungai dari Cekungan Cimanuk–Cisanggarung.
Salah satu permasalahan di DAS Cisanggarung adalah kekeringan yang menyebabkan kekurangan air untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari. Software SHETRAN dibuat untuk menghitung proses limpasan hujan pada sistem
wilayah sungai. Perangkat lunak ini memiliki fasilitas kalibrasi, kemampuan simulasi model distribusi, model
kontinyu, dan kemampuan membaca data GIS. Dengan menggunakan fasilitas kalibrasi yang ada maka hasil yang
diperoleh bisa mendekati kondisi awal atau hasil pemantauan di lokasi penelitian. Oleh karena itu, perhitungan
software SHETRAN dapat digunakan untuk membandingkan data lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui potensi ketersediaan air dengan memperhitungkan perubahan iklim di DAS Cisanggarung menggunakan
program SHETRAN. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi Dinas terkait untuk mitigasi bencana kekeringan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Cimanuk–Cisanggarung River Basin (DAS) is a river area that crosses the administrative boundaries
of West Java and Central Java Provinces with a river area of 7,711 km2 covering 25 river areas. The Cimanuk–
Cisanggarung catchment area is Sumedang, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Garut, Brebes and Cirebon City.
The Cisanggarung Basin is a tributary of the Cimanuk–Cisanggarung Basin. One of the problems in the
Cisanggarung watershed is drought which causes a shortage of water to meet daily needs. SHETRAN software was
created to calculate the rain runoff process in river basin systems. This software has calibration facilities, distribution
model simulation capabilities, continuous models, and GIS data reading capabilities. By using existing calibration
facilities, the results obtained can be close to initial conditions or monitoring results at the research location.
Therefore, SHETRAN software calculations can be used to compare field data. This research aims to determine the
potential for water availability by taking into account climate change in the Cisanggarung watershed using the
SHETRAN program. It is hoped that the results of this research can provide input for related agencies to mitigate
drought disasters.
Kata kunciShetran, Cisanggarung, DAS, Kekeringan, Kalibrasi
Pembimbing 1Dr. Ing. Ir Suroso, S.T., M.Sc.
Pembimbing 2Dr. Ardiansyah, S.TP., M,Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2024-07-25 10:46:01.343888
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.