Artikel Ilmiah : C1A020002 a.n. DEA BERLIANA PUSPITASARI
| NIM | C1A020002 |
|---|---|
| Namamhs | DEA BERLIANA PUSPITASARI |
| Judul Artikel | Pengaruh Jumlah Penduduk, IPM, dan UMK Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2022 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder dengan populasi penelitian setiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat tahun 2017-2022. Data dalam penelitian ini sebanyak 27 kabupaten/kota dalam kurun waktu 6 tahun, sehingga data yang diperoleh berjumlah 162 data. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Jawa Barat tahun 2017-2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. (2) UMK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. (3) Jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja setiap kabupaten/kota di Jawa Barat tahun 2017-2022. Implikasi dari kesimpulan penelitian ini adalah pemerintah daerah perlu fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tersedia dan penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta perlu mempertimbangkan dengan baik dalam menetapkan jumlah UMK di setiap Kabupaten/Kota Jawa Barat. Kata kunci: penyerapan tenaga kerja, jumlah penduduk, IPM, UMK |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is research that uses secondary data with a research population from each District/City in West Java in 2017-2022. The data in this research were 27 districts/cities over a period of 6 years, so that the data obtained amounted to 162 data. The method used is panel data regression analysis. The aim of this research is to see the influence of Population, Human Development Index, and Regency/City Minimum Wage on the Absorption of Professional Workers in West Java in 2017-2022. The results of this research show that: (1) HDI has a positive and significant effect on labor absorption. (2) MSEs has a negative and significant effect on labor absorption. (3) The population has no effect on labor absorption for each District/City in West Java in 2027-2022. The implication of the conclusions of this research is that regional governments need to focus on improving the quality of available human resources and providing adequate employment opportunities to increase labor and need to consider carefully when determining the number of MSEs in each District/City in West Java. Key words: labor absorption, population, HDI, MSEs |
| Kata kunci | penyerapan tenaga kerja, jumlah penduduk, IPM, UMK |
| Pembimbing 1 | Dr. Agus Arifin, S.E., M.Sc |
| Pembimbing 2 | Muhammad Farid Alfarisy, S.E., M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2024-07-25 09:58:21.032445 |