| NIM | A1A020016 |
| Namamhs | DESTY FATIKASARI |
| Judul Artikel | Strategi Pengembangan Agroindustri Gula Semut pada CV Hugo Inovasi, Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gula semut merupakan salah satu produk turunan dari komoditas kelapa yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk dikembangkan. Potensi gula semut yang tinggi menunjukkan perlu adanya pengembangan usaha yang dilakukan pada CV Hugo Inovasi sebagai salah satu perusahaan produsen gula kelapa di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kriteria dan alternatif strategi pengembangan agroindustri gula semut di CV Hugo Inovasi serta menentukan prioritas strategi pengembangan tersebut. Tahapan penelitian ini dimulai dari studi lapangan dengan mewawancarai pelaku agroindustri gula semut di CV Hugo Inovasi. Metode analisis yang digunakan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan berbagai kriteria yang akan dikembangkan dan menentukan prioritas strateginya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang dilakukan memiliki beberapa kriteria diantaranya kriteria faktor dalam strategi pengembangan agroindustri gula semut di CV Hugo Inovasi meliputi ketersediaan modal, permintaan, kapasitas produk, infrastruktur, tenaga kerja, dan sumber daya alam. Kriteria tujuan dalam pengembangan agroindustri gula semut di CV Hugo Inovasi meliputi peningkatan pendapatan, perluasan kemitraan usaha, meningkatkan pasokan produk, dan meningkatkan mutu produk. Alternatif strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut di CV Hugo Inovasi meliputi memperkuat modal, memperluas akses pasar, memperluas mitra kerjasama, dan melakukan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Prioritas strategi pengembangan gula semut di CV Hugo Inovasi adalah memperkuat permodalan dengan bobot prioritas sebesar 0,294. Hal ini dikarenakan perusahaan ingin mengupayakan perluasan usaha, sehingga membutuhkan permodalan yang cukup tinggi. Modal usaha yang memadai membuat perusahaan tidak mengalami kesulitan dalam menghadapi masalah keuangan guna mencapai tujuan bisnis yang optimal. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Crystal coconut sugar was a derivative product from coconut commodities that has high economic value to be developed. The high potential of crystal coconut sugar indicates the need for business development carried out at CV Hugo Inovasi as one of the coconut sugar producers in Banyumas Regency. This study aims to identify criteria and alternative strategies for the development of crystalline coconut sugar agro-industry in CV Hugo Inovasi and determine the priority of these development strategies. The stages of this research began with a field study by conducting interviews with the actors of the crystalline coconut sugar agro-industry at CV Hugo Inovasi. The analysis method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine the various criteria to be developed and determine strategy priorities. The results of this study indicate that the development strategy carried out has several criteria including factor criteria in the development strategy of the crystalline coconut agro-industry at CV Hugo Inovasi including capital availability, demand, product capacity, infrastructure, labor, and natural resources. The criteria for objectives in the development of the crystalline coconut sugar agro-industry at CV Hugo Inovasi include increasing income, expanding business partnerships, increasing the supply of product, and improving the quality of product. Alternative strategies in the development of crystal coconut sugar agro-industry at CV Hugo Inovasi include strengthening capital, expanding market access, expanding cooperation partners with farmers and entrepreneurs related to raw material supply, and conducting training and human resource development. The priority of the crystal coconut sugar development strategy at CV Hugo Inovasi was to strengthen capital with a priority weight of 0.294. This was because the company wanted to seek business expansion, so it required quite high capital. Adequate business capital makes the company have no difficulty in dealing with financial problems in order to achieve optimal business goals. |
| Kata kunci | strategi pengembangan, agroindustri, gula semut, AHP |
| Pembimbing 1 | Ratna Satriani, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Indah Setiawati, S.P., M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 132 |
| Tgl. Entri | 2024-07-23 14:25:22.391323 |
|---|