Artikel Ilmiah : A1M008022 a.n. SOFYAN TRI WIDAYAT

Kembali Update Delete

NIMA1M008022
NamamhsSOFYAN TRI WIDAYAT
Judul ArtikelTINGKAT KEAMANAN PANGAN DAN PENENTUAN CRITICAL CONTROL POINT (CCP) JENANG JAKET MERSI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini mengkaji tingkat keamanan pangan dan penentuan critical control point (CCP) jenang jaket Mersi Purwokerto. Tujuan penelitian ini adalah : 1). mengidentifikasi bahaya pangan pada jenang jaket Mersi, Purwokerto dari sifat fisik, kimia, maupun biologi; 2). menentukan tingkat keamanan pangan jenang jaket Mersi, Purwokerto; 3). menentukan apa saja yang menjadi Critical Control Point (CCP) pada pengolahan jenang jaket Mersi, Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode survei pada produsen jenang jaket Mersi Purwokerto dan analisis laboratorium. Variabel yang diamati adalah tingkat keamanan pangan, bahaya fisik, bahaya kimia, bahaya biologi dan critical control point (CCP). Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ditemukan bahaya fisik, kimia pada jenang jaket, namun kadar air jenang tidak sesuai standar SNI No. 01-2986-1992 dan terdapat 1 sampel yang tercemar mikroorganisme. Tingkat kemanan jenang dilihat dari aspek fisik, kimia aman dikonsumsi, dilihat dari aspek biologi 80% aman dikonsumsi hanya kadar air yang tidak sesuai standar SNI No. 01-2986-1992. Pada pengolahan jenang jaket Mersi ditemukan critical control point pada bahan baku yaitu santan dengan batas kritis maksimal 1-2 jam sebelum digunakan, dan pada proses pengolahan yaitu, proses pemasakan dengan batas kritis pemasakan selama 4 jam dengan suhu antara 85oC-90oC dan pendinginan dengan batas kritis didinginkan selama 12 jam dengan suhu ruang pendingin maksimal 10oC.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research study about food safety level and determine the critical control point (CCP) on jenang jaket Mersi East Purwokerto. The research aimed to 1) identified the physical hazards, chemical hazard , and biological hazards of jenang jaket Mersi; 2) determined the level of food safety on jenang jaket Mersi; 3) determined the Critical Control Point (CCP) on the processing of jenang jaket Mersi. This research used survey methods on jenang jaket manufacturers in Mersi Purwokerto and laboratory analysis. The variables which were observed were the level of food safety, physical hazards, chemical hazards, biological hazards and critical control point (CCP). The research results showed that there were no physical hazard and no chemical hazard in the jenang jaket, but the water content is not appropriate to the standard of SNI 01-2986-1992. There was 1 sample that was contaminated by microorganisms. Food safety level the physical aspects and chemical aspects of jenang jaket was safe for consumption, from the aspects of biology was 80% safe for consumption, but the water content did not appropriate to the standard of SNI No 01-2986-1992. In the processing of jenang jaket Mersi, there was found critical control point. The critical control point in the raw material was coconut milk by critical limit maximum 1-2 hours before used, and in the processing, the critical control point was found in the process of cooking by critical limit maximum 4 hours with temperatures between 85oC-90oC and cooling by critical limit maximum 12 hours at a temperature less than 10°C on cold room.
Kata kunciJenang jaket, critical control point, tingkat keamanan pangan
Pembimbing 1Dr. Ir. Aisyah Tri Septiana, M. P.
Pembimbing 2Gunawan Wijonarko, S. P., M. P.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.