Artikel Ilmiah : K1A020002 a.n. ACEP SETIAWAN

Kembali Update Delete

NIMK1A020002
NamamhsACEP SETIAWAN
Judul ArtikelPenurunan Kadar Amonia dan Nitrat Limbah Cair Rumah Pemotongan Ayam Menggunakan Metode Elektrolisis dengan Anoda PbO2 dan Katoda Pb
Abstrak (Bhs. Indonesia)Limbah cair Rumah Pemotongan Ayam (RPA) merupakan salah satu penyumbang
masalah pencemaran air limbah. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah
pencemaran limbah cair RPA adalah menggunakan metode elektrolisis dengan
memanfaatkan elektroda PbO2/Pb limbah sel aki bekas. Penggunaan elektroda
PbO2/Pb mampu memproduksi radikal hidroksil sehingga oksidasi senyawa
organik dapat terjadi. Telah dilakukan penelitian untuk pengolahan limbah cair RPA
dengan metode elektrolisis menggunakan elektroda PbO2/Pb dengan tujuan
mengetahui pengaruh variasi waktu elektrolisis dan tegangan listrik terhadap
penurunan kadar amonia dan nitrat. Proses elektrolisis dilakukan menggunakan
variasi waktu yang berbeda-beda dengan variasi tegangan listrik 3, 6, 9, dan 12 volt.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar tegangan listrik yang
digunakan semakin singkat waktu elektrolisis. Persentase penurunan kadar amonia
pada tegangan listrik 3 volt dan waktu 195 menit adalah 99,56%, tegangan listrik 6
volt dan waktu 160 menit adalah 99,79%, tegangan listrik 9 volt dan waktu 130
menit adalah 99,84%, serta tegangan listrik 12 volt dan waktu 100 menit adalah
99,92%. Sedangkan persentase penurunan kadar nitrat pada tegangan listrik 3 volt
dan waktu 235 menit adalah 99,34%, tegangan listrik 6 volt dan waktu 215 menit
adalah 99,68%, tegangan listrik 9 volt dan waktu 175 menit adalah 99,71%, serta
tegangan listrik 12 volt dan waktu 130 menit adalah 99,83%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Chicken Slaughterhouse (RPA) liquid waste is one of the contributors to the problem
of wastewater pollution. One alternative to overcome the problem of RPA
wastewater pollution is to use the electrolysis method by utilizing PbO2/Pb
electrodes from used battery cell waste. The use of PbO2/Pb electrodes can produce
hydroxyl radicals so that oxidation of organic compounds can occur. Research has
been conducted to treat RPA wastewater with electrolysis method using PbO2/Pb
electrodes with the aim of knowing the effect of variations in electrolysis time and
voltage on reducing ammonia and nitrate levels. The electrolysis process was
carried out using different time with voltage variations of 3, 6, 9, and 12 volts. The
results showed that the greater the voltage used, the shorter the electrolysis time.
The percentage reduction in ammonia levels at 3 volts and 195 minutes was
99.56%, 6 volts and 160 minutes was 99.79%, 9 volts and 130 minutes was 99.84%,
and 12 volts and 100 minutes was 99.92%. While the percentage reduction in nitrate
levels at an electric voltage of 3 volts and a time of 235 minutes is 99.34%, an
electric voltage of 6 volts and a time of 215 minutes is 99.68%, an electric voltage
of 9 volts and a time of 175 minutes is 99.71%, and an electric voltage of 12 volts
and a time of 130 minutes is 99.83%.
Kata kunciKata Kunci : Amonia, elektroda PbO2/Pb, elektrolisis, limbah cair RPA, nitrat
Pembimbing 1Suyata, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Dr. Puji Lestari, S.Si., M.Si
Pembimbing 3-
Tahun2024
Jumlah Halaman68
Tgl. Entri2024-07-19 09:19:08.430066
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.