Artikel Ilmiah : L1B020077 a.n. HERLINA ARFIANA

Kembali Update Delete

NIML1B020077
NamamhsHERLINA ARFIANA
Judul ArtikelLAJU PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE PADA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN PEMBERIAN DOSIS PROBIOTIK YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Teknologi bioflok merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan dalam mengendalikan dan memperbaiki kualitas air sebagai media budidaya perikanan. Teknologi tersebut menggunakan bantuan berupa bakteri yang terdapat pada probiotik. Penggunaan probiotik dalam budidaya bermanfaat untuk menjaga kualitas air budidaya, menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen dan memungkinkan sistem budidaya yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan dan survival rate pada Ikan Nila dengan pemberian dosis probiotik yang berbeda. Parameter yang diamati adalah Spesific Growth Rate (SGR) dan Survival rate (SR). Metode yang digunakan berupa eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan tersebut yaitu dosis probiotik 0 g (K); mendapatkan hasil nilai SGR yaitu 7,08%/hari dan SR 80%, perlakuan (A) 7,5 g; mendapatkan hasil SGR yaitu 7,11%/hari dan SR 85,67%, perlakuan (B) 22,5 g; mendapatkan hasil SGR 7,19%/hari dan SR 91,67% dan perlakuan (C) 37,5; mendapatkan hasil SGR 7,31%/hari dan SR 96%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis probiotik yang berbeda pada ikan Nila menghasilkan Spesific Growth Rate (SGR) dan Survival rate (SR) yang berbeda tidak nyata (P>0,05).
Abtrak (Bhs. Inggris)Biofloc technology is one of the alternatives that can be used in controlling and improving water quality as a medium for aquaculture. The technology uses the help of bacteria found in probiotics. The use of probiotics in aquaculture is beneficial for maintaining the quality of aquaculture water, inhibiting the growth of pathogenic microorganisms and enabling a sustainable aquaculture system. This study aims to determine the growth rate and survival rate in Tilapia with different doses of probiotics. The parameters observed were Specific Growth Rate (SGR) and Survival rate (SR). The method used was in the form of an experiment with a Complete Random Design (RAL) with 4 treatments and 3 replicates. The treatment is a dose of probiotics 0 g (K); obtained the results of SGR values of 7.08%/day and SR 80%, treatment (A) 7.5 g; obtained SGR results of 7.11%/day and SR 85.67%, treatment (B) 22.5 g; obtained SGR results of 7.19%/day and SR 91.67% and treatment (C) 37.5; obtained an SGR of 7.31%/day and an SR of 96%. The results of the study showed that different doses of probiotics in tilapia produced different Specific Growth Rate (SGR) and Survival rate (SR) that were not real (P>0.05).
Kata kunciBioflok, dosis probiotik, pertumbuhan, survival rate, ikan Nila, Oreochromis niloticus
Pembimbing 1Dr. Kasprijo, M. Si
Pembimbing 2Prof. Ir. Purnama Sukardi, Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman46
Tgl. Entri2024-07-18 12:42:24.669491
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.