Artikel Ilmiah : F1A020011 a.n. VANIA PUSPITA DEWI
| NIM | F1A020011 |
|---|---|
| Namamhs | VANIA PUSPITA DEWI |
| Judul Artikel | POLA INTERAKSI ANTARA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DENGAN ANAK NON ABK DI LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI DI SDN 1 TANJUNG, PURWOKERTO SELATAN) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Interaksi merupakan aktivitas sosial yang terjadi dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja di berbagai aspek kehidupan. Salah satunya pada dunia pendidikan khususnya di lingkungan sekolah, baik yang terjadi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, maupun guru dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengenetahui mengenai interaksi yang terjadi antara siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan siswa non-ABK (siswa normal) serta menggambarkan bentuk interaksi sosial yang terjadi di lingkungan sekolah inklusi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu siswa ABK dan siswa non-ABK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang terjadi dalam dua pola yaitu asosiatif dan disosiatif. ABK mampu melakukan interaksi dengan siswa non-ABK meskipun interaksi yang dilakukan terbatas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Interaction is a social activity that occurs anywhere, anytime, and by anyone in various aspects of life. One of them is in the world of education, especially in the school environment, whether it occurs between students and students, students and teachers, or teachers and teachers. This research aims to find out about the interactions that occur between students with special needs (ABK) and non-ABK students (normal students) and describe the forms of social interactions that occur in an inclusive school environment. This research method uses descriptive qualitative with the research subjects, namely students with special needs and students without special needs. Data collection was carried out using observation, interview and documentation techniques. The results showed that interaction occurs in two forms, namely associative and dissociative. Children with disabilities are able to interact with non-disabled students even though the interaction is limited. |
| Kata kunci | Interaksi, Anak Berkebutuhan khusus (ABK), Sekolah inklusi |
| Pembimbing 1 | Dr. Mintarti, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Agung Kurniawan, S.Pd., M.Si. |
| Pembimbing 3 | Dr. Ignatius Suksmadi Sutoyo, S.M.Si |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2024-07-18 10:18:30.424704 |