Artikel Ilmiah : I1C020088 a.n. VANIA PUTRI DEVITASARI

Kembali Update Delete

NIMI1C020088
NamamhsVANIA PUTRI DEVITASARI
Judul ArtikelAktivitas Nanopartikel Ekstrak Etanol Kulit Batang Bakau Hitam
(Rhizophora mucronata) Terhadap Bakteri Salmonella Typhi
Abstrak (Bhs. Indonesia)Infeksi pada saluran pencernaan, yaitu usus halus yang biasa disebut demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Namun, terapi antibiotik yang digunakan banyak mengalami resistensi sehingga perlu dicari alternatif solusi
terapi dengan memanfaatkan bahan alam. Rhizophora mucronata mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin, saponin, dan fenol hidrokuinon yang dapat berpotensi sebagai antibakteri. Pengembangan dalam bentuk sediaan nanopartikel diperlukan untuk mengatasi berbagai kendala zat aktif pada bahan alam. Nanopartikel yang dibuat dilakukan uji aktivitas antibakteri yang dibandingkan dengan bentuk ekstrak pada konsentrasi yang sama (30%). Selain itu, dilakukan uji ukuran partikel, distribusi ukuran partikel, zeta potensial, dan morfologi. Aktivitas antibakteri terhadap S. typhi antara nanopartikel ekstrak etanol kulit batang R. mucronata dengan konsentrasi 30% menghasilkan diameter zona hambat 15,81 mm menunjukkan aktivitas penghambatan yang sudah tergolong kategori kuat namun lebih kecil dari bentuk ekstraknya dengan konsentrasi yang sama yaitu 30% menghasilkan diameter zona hambat 23,82 mm. Terdapat perbedaan aktivitas antibakteri yang signifikan antara bentuk nanopartikel dengan bentuk ekstrak pada konsentrasi yang sama (30%) dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. typhi. Nanopartikel memiliki ukuran partikel 34,86 ± 2,084 mm, PDI 0,367 ± 0,056, zeta potensial -31,25 ± 2,474 mV, dan morfologi permukaan berupa bentuk kristal tidak beraturan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Infection of the digestive tract, namely the small intestine, which is usually called typhoid fever, is caused by the Salmonella typhi. However, many antibiotic therapies used experience resistance, so it is necessary to look for alternative therapeutic solutions using natural ingredients. Rhizophora mucronata contains secondary metabolites in the form of alkaloids, flavonoids, triterpenoids, tannins, saponins and phenol hydroquinone which have antibacterial potential. Development of nanoparticle dosage forms is needed to overcome various obstacles to active substances in natural ingredients. The nanoparticles produced were tested for antibacterial activity compared with the extract form at the same concentration (30%). In addition, particle size, particle size distribution, zeta potential and morphology tests were carried out. Antibacterial activity against S. typhi between nanoparticles of R. mucronata stem bark ethanol extract with a concentration of 30% produces an inhibitory zone diameter of 15.81 mm, indicating inhibitory activity which is classified as strong but smaller than the extract form with the same concentration, produces a diameter inhibition zone 23.82 mm. There is a significant difference in antibacterial activity between the nanoparticle form and the extract form at the same concentration (30%) in inhibiting the growth of S. typhi. The nanoparticles have a particle size of 34.86 ± 2.084 mm, PDI 0.367 ± 0.056, zeta potential -31.25 ± 2.474 mV, and the surface morphology is an irregular crystal shape.
Kata kunciRhizophora mucronata, Salmonella typhi, nanopartikel, demam tifoid
Pembimbing 1Dr. apt. Tuti Sri Suhesti, M.Sc.
Pembimbing 2Prof. Dr. Dra. apt. Warsinah, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2024-07-17 10:58:26.982912
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.