Artikel Ilmiah : I1C020063 a.n. NUR NABILAH FAJRI

Kembali Update Delete

NIMI1C020063
NamamhsNUR NABILAH FAJRI
Judul ArtikelFORMULASI KOMBUCHA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN POTENSI SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Shigella dysenteriae

FORMULATION IT’S SALAM LEAVES (Syzygium polyanthum) KOMBUCHA AND POTENTIAL AS ANTIBACTERIA AGAINST Shigella dysenteriae
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pada tahun 2022 terdapat 29% kasus kematian disebabkan oleh disentri. Selain dengan antibiotik, minuman fungsional dapat digunakan sebagai terapi penunjang disentri, salah satunya adalah kombucha. Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, polifenol, dan terpenoid yang memiliki efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kombucha daun salam dalam menghambat bakteri Shigella dysenteriae. Kombucha daun salam di buat dalam 4 formula dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% (b/v) yang difermentasi selama 14 hari. Kemudian dilakukan uji organoleptis dengan panca indera, uji pH dengan pH meter, uji kadar asam asetat dengan metode titrasi alkalimetri, dan uji aktivitas antibakteri dengan metode sumuran yang dianalisis dengan perhitungan diameter zona hambat. Semua formula kombucha daun salam menghasilkan aroma asam, rasa yang asam, dan warna kuning sedangkan pada formula II menghasilkan warna kuning pekat. Nilai pH berada pada rentang 2,56-2,75 dan kadar asam asetat berada pada rentang 0,36-0,52%. Kombucha daun salam menunjukkan efek antibakteri terhadap S. dysenteriae dengan kategori lemah untuk formula I dan II, dan kategori sedang untuk formula III dan IV. Semua formula kombucha daun salam memenuhi persyaratan kombucha yang baik menurut Kombucha Brewers International serta memiliki daya hambat antibakteri terhadap S. dysenteriae yang termasuk kategori lemah dan sedang
Abtrak (Bhs. Inggris) In 2022, 29% of death cases were caused by dysentery. Apart from antibiotics, functional beverages can be used as supporting therapy for dysentery, one of which is kombucha. Bay leaf (Syzygium polyanthum) contain alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, polyphenols, and terpenoids that have antibacterial properties. The purpose of this study was to evaluate the ability of bay leaf kombucha antibacterial of activity against Shigella dysenteriae. Kombucha made with a concentration of 25%, 50%, 75%, and 100% of bay leaf and fermented for 14 days. Then, an organoleptic test was conducted using the five senses, a pH test using a pH meter, a titration test for acetic acid using alkalimetric titration, and an antibacterial test using the pitting method was analyzed by calculating the diameter of the inhibition zone. All bay leaf kombucha formulas produce a sour odor, sour taste, and yellow color while formula II produced a dense yellow color. The pH values ranged from 2,56-2,75, and acetic acid levels were ranged form 0,36-0,52%. Bay leaf kombucha showed antibacterial against S. dysenteriae with a weak category for formulas I and II, and a moderate category for formulas III and IV. All bay leaf kombucha formulas meet the requirements of a good kombucha according to Kombucha Brewers International and have antibacterial inhibition against S. dysenteriae which is included in the weak and moderate categories
Kata kunciAntibakteri, Daun Salam (Syzygium Polyanthum), Kombucha, Shigella dysenteriae. Antibacterial, Bay Leaf (Syzygium polyanthum), Kombucha, Shigella dysenteriae
Pembimbing 1Prof. Dr. Dra. apt. Warsinah, M.Si
Pembimbing 2Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2024-07-15 13:24:27.11664
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.