| NIM | B1B017005 |
| Namamhs | AULYA AMMARA KARENIA |
| Judul Artikel | Etnobotany In Health Care for Pregnancy and Childbirth Phase by Dawuhan Kulon Village Community, Kedungbanteng Sub-district, Banyumas Regency |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Dawuhan Kulon merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk sekitar 3.594 jiwa. Terdapat banyak lahan tanaman di sekitar pemukiman yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan tanaman obat herbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanaman yang digunakan dalam perawatan kesehatan pada fase kehamilan dan persalinan oleh masyarakat di Desa Dawuhan Kulon dan untuk mengetahui pemanfaatan tanaman dalam perawatan kesehatan pada fase kehamilan dan persalinan. Metode penelitian ini menggunakan snowball sampling dan analisis data menggunakan spesies use value (SUV) dan plant part use (PPU). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 28 spesies tumbuhan dari 16 famili yang digunakan untuk pengobatan fase kehamilan dan kelahiran oleh masyarakat di Desa Dawuhan Kulon, tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah temulawak (Curcuma zanthorrhiza Roxb.). Bagian organ tanaman adalah akar, rimpang, batang, daun dan bunga. Bagian organ tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun. Pemanfaatan tanaman dengan cara diminum, dioleskan, ditumbuk, dicuci, diurut, direbus, makanan/makanan dan tempat wadah. Pemanfaatan tumbuhan yang sering digunakan oleh masyarakat adalah dioles, direbus, ditumbuk dan dipilah. Tradisi Desa Dawuhan Kulon yang dilakukan oleh masyarakat desa untuk perawatan fase kehamilan dan kelahiran bayi adalah tradisi sambetan, tradisi didadahi (dipijat), tradisi wisuh (mencuci) dan tradisi ari-ari bayi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Dawuhan Kulon Village is one of the villages located in Kedungbanteng District, Banyumas, Central Java, which has a population of around 3,594 people. There is a lot of plant land around the settlement that can be utilized as land for herbal medicinal plants. Purpose of this study is to find out the plant species used in health care in the phase of pregnancy and childbirth by the community in Dawuhan Kulon Village and to find out the utilization of plants in health care in the phase of pregnancy and childbirth. This research method used snowball sampling and analysed data using species use value (SUV) and plant part use (PPU). Based on the results of the study obtained 28 plant species from 16 families used for the treatment of pregnancy and birth phases by the community in Dawuhan Kulon Village, the most widely used plant is temulawak (Curcuma zanthorrhiza Roxb.). Plant organ parts are roots, rhizomes, stems, leaves and flowers. The part of the plant organ that is most widely is the leaf. Utilization of plants by drinking, applying, pounding, washing, massaging, boiling, food/eating and container places. The utilization of plants that are often used by the community is smeared, boiled, pounded and sorted. Dawuhan Kulon Village traditions carried out by the village community for the care of the pregnancy and birth phase of the baby are the tradition of sambetan, the tradition of “didadahi” (massaged), the tradition of “wisuh” (washing)and the tradition of the baby's placenta. |
| Kata kunci | Childbirth, Dawuhan Kulon, Medicinal plants, Pregnacy |
| Pembimbing 1 | Drs. Sukarsa, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Prof. Dr. Pudji Widodo, M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 70 |
| Tgl. Entri | 2024-07-05 10:22:18.531203 |
|---|