Artikel Ilmiah : F1B020076 a.n. SAFIRA PUTRI SEPTIANA

Kembali Update Delete

NIMF1B020076
NamamhsSAFIRA PUTRI SEPTIANA
Judul ArtikelPERAN POLICY ACTOR DALAM FORMULASI KEBIJAKAN PEMEKARAN WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menyusun kebijakan pemekaran wilayah masih berjalan hingga saat ini. Upaya ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa terdapat ketimpangan pembangunan yang terjadi di Banyumas. Penelitian ini berfokus pada peran aktor yang terlibat dalam proses formulasi kebijakan pemekaran wilayah serta hambatan yang dialami oleh para aktor. Dengan menggunakan teori tiga aliran milik kingdom yakni aliran masalah, aliran kebijakan, dan aliran politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan proses yang cukup panjang meliputi aliran masalah, aliran kebijakan, dan aliran politik. Ketiga aliran tersebut belum berhasil dilalui oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas dalam upaya merumuskan kebijakan pemekaran wilayah yang melibati banyak aktor. Jendela kebijakan yang terbuka saat ketiga aliran bertemu belum dapat terwujud.
Abtrak (Bhs. Inggris)The efforts of the Banyumas Regency Government in formulating the policy on regional expansion are still ongoing. This effort was made with the consideration that there were development imbalances that occurred in Banyumas. This research focuses on the role of actors involved in the process of regional expansion policy formulation as well as the obstacles experienced by the actors. By using Kingdom's three-streams theory, namely problem stream, policy stream, and political stream. The method used in this research is qualitative method with data collection through interviews, observation, and documentation. The process is quite long, including problem stream, policy stream, and political stream. The three streams have not been successfully passed by the Banyumas Regency Regional Government in an effort to formulate a regional expansion policy that involves many actors. The policy window that opens when the three streams meet cannot be realized.
Kata kunciPemekaran Wilayah, Aktor Kebijakan, Formulasi Kebijakan, Moratorium
Pembimbing 1Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Pembimbing 2Shadu Satwika Wijaya, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2024-06-28 11:04:39.162924
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.