| NIM | G1B020015 |
| Namamhs | TWASI ANILANABA |
| Judul Artikel | Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lesi Oral pada Perajin Logam di Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Lesi oral yang terjadi pada suatu kelompok pekerjaan menjadi hal yang cukup diwaspadai untuk menjadi sebuah permasalahan di rongga mulut. Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, merupakan daerah dengan jumlah perajin logam terbanyak di Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama kerja, frekuensi kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan menyikat gigi, dan kebiasaan konsumsi obat-obatan dengan lesi oral pada perajin logam di Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan metode cross sectional study. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 63 perajin logam. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis chi-square. Hasil penelitian ini menemukan adanya karakteristik lesi oral yang beragam pada seluruh subjek penelitian seperti exogenous pigmentation, gingivitis, fissure tongue, crenated tongue, coated togue, ulcer, dan geographic tongue dengan faktor risiko yang berbeda-beda. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan (p<0,05) dengan tingkat keeratan cukup kuat antara lama kerja dengan kejadian lesi oral, tingkat keeratan hubungan lemah antara frekuensi kerja, kebiasaan merokok, dan kebiasaan konsumsi obat-obatan. Tidak terdapat hubungan antara usia dan kebiasaan menyikat gigi dengan kejadian lesi oral. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian lesi oral pada perajin logam di Desa Pasir Wetan, antara lain paparan logam ke tubuh, oral hygiene, dan kebiasaan merokok. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Oral lesions that occur in a certain group of workers are becoming a cause for concern in the oral cavity. Pasir Wetan Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, is an area with the highest number of metal workers in Banyumas. This study aims to determine the relationship between length of employment, frequency of work, smoking habits, tooth brushing habits, and drug consumption habits with oral lesions in metal workers in Pasir Wetan Village, Karanglewas District, Banyumas Regency. This type of research is an observational descriptive study with a cross-sectional study method. The sampling method used total sampling. The sample in this study amounted to 63 metal workers. The data analysis used in this study is chi-square analysis. The results of this study found various characteristics of oral lesions in all research subjects such as exogenous pigmentation, gingivitis, fissured tongue, crenated tongue, coated tongue, ulcers, and geographic tongue with different risk factors. The analysis results showed a significant relationship (p<0.05) with a moderately strong association between length of employment and the occurrence of oral lesions, a weak association between frequency of work, smoking habits, and drug consumption habits. There was no relationship between age and tooth brushing habits with the occurrence of oral lesions. The conclusion of thus study is that there are risk factirs associated with the occurrence of oral lesions among metal craftsmen in Pasir Wetan village, including metal exposure to the body, oral hygiene, and smoking habits. |
| Kata kunci | Faktor Risiko, Lesi Oral, Perajin Logam |
| Pembimbing 1 | Dr. drg. A.Haris Budi Widodo, M.Kes., A.P., S.IP., S.E., S.H |
| Pembimbing 2 | drg.Maulina Triani, M. Biomed |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2020 |
| Jumlah Halaman | 24 |
| Tgl. Entri | 2024-06-24 08:44:30.637445 |
|---|