| NIM | A1A020057 |
| Namamhs | ANDHRY MIRA ALDILA |
| Judul Artikel | Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kemitraan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Usahatani kentang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti iklim, bencana alam, serangan hama dan penyakit, keterbatasan modal, ketidakpastian harga jual, dan ketidakpastian pasar. Kemitraan dianggap sebagai solusi potensial untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun dalam pelaksanaannya memiliki kekurangan, seperti kualitas bibit yang tidak selalu baik, kurangnya bimbingan teknis, perhatian dan respon dari perusahaan mitra yang tidak merata pada setiap petani mitra, tidak adanya perjanjian tertulis, ketidaksesuaian waktu pembayaran, dan lain-lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan petani terhadap kemitraan, serta memberikan rekomendasi saran untuk meningkatkan kepuasan petani terhadap kemitraan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga dengan total petani sebanyak 46 petani yang tergabung dalam kemitraan. Pengambilan sampel dengan teknik sampling total. Hasil penelitian ini menunjukkan kualitas pelayanan kemitraan di lokasi penelitian mendapat skor 86,08 persen yang artinya kualitas pelayanan yang diberikan mitra perusahaan sudah sesuai dengan harapan petani mitra. Hasil perhitungan dengan metode CSI mendapat skor sebesar 73,14 persen yang berarti secara keseluruhan petani kentang merasa puas terhadap kemitraan yang sudah terjalin dengan mitra perusahaan. Nilai sisa sebesar 26,86 persen yang membuat petani merasa tidak puas berasal dari atribut yang memiliki nilai kinerja rendah, yaitu frekuensi bimbingan teknis, respon terhadap segala keluhan, pemberian informasi teknologi baru, pemberian kompensasi, dan pelayanan menyelesaikan masalah secara tuntas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Potato farming is influenced by various factors such as climate, natural disasters, pest and disease attacks, limited capital, uncertainty in selling prices, and market uncertainty. Partnerships are considered a potential solution to address these issues. However, their implementation has shortcomings, such as inconsistent seed quality, lack of technical guidance, uneven attention and response from partner companies to each farmer, the absence of written agreements, and payment timing discrepancies. Therefore, this study aims to assess the quality of service and farmer satisfaction with the partnership, and provide recommendations to improve farmer satisfaction with the partnership in Serang Village, Karangreja Subdistrict, Purbalingga Regency. The research was conducted in Serang Village, Karangreja Subdistrict, Purbalingga Regency, with a total of 46 farmers participating in the partnership. Sampling was done using the total sampling technique. The results show that the quality of partnership services at the research location scored 86.08 percent, indicating that the service quality provided by partner companies meets the farmers' expectations. The calculation using the Customer Satisfaction Index (CSI) method yielded a score of 73.14 percent, indicating that overall, potato farmers are satisfied with the established partnership. The remaining 26.86 percent of dissatisfaction is due to attributes with low performance values, namely the frequency of technical guidance, response to complaints, provision of new technology information, compensation, and comprehensive problem-solving services. |
| Kata kunci | Kepuasan, Petani, Kemitraan |
| Pembimbing 1 | Dr. Dindy Darmawati Putri, S.P., M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. rer. agr. Ir. Djeimy Kusnaman, M.Sc.Agr. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2024-06-21 12:52:48.950811 |
|---|