Artikel Ilmiah : A1D020019 a.n. MUHAMMAD FAUZAN AKBAR DEWANTO

Kembali Update Delete

NIMA1D020019
NamamhsMUHAMMAD FAUZAN AKBAR DEWANTO
Judul ArtikelPengaruh Cekaman Suhu Tinggi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia dan bahkan dunia sedang menghadapi tantangan perubahan iklim yang menyebabkan rata-rata suhu pada permukaan bumi meningkat sehingga menurunkan produksi tanaman padi. Oleh karena itu, dibutuhkan varietas yang toleran terhadap suhu tinggi untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui varietas padi yang memiliki potensi toleran terhadap cekaman suhu tinggi agar dapat dimanfaatkan untuk merakit varietas tanaman padi baru. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Kebun Benih Tanaman Pangan, Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) yang terletak di Desa Bojongsari dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman pada bulan April hingga Desember 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (split plot). Petak utama (main plot) adalah cekaman suhu (T1: suhu siang hari antara 34,0-38,9℃ dengan rata-rata suhu harian 30,5oC dan T2: suhu siang hari antara 39,0-43,9℃ dengan rata-rata suhu harian 34,3oC). Anak petak (sub plot) adalah varietas padi (V1: Inpari 19, V2: Inpari 32, V3: Inpari 34, V4: Inpari 35, V5: IR 64, dan V6: Ciherang). Variabel yang diamati adalah laju pertumbuhan tanaman, kadar klorofil, kerapatan stomata, fertilitas biji, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi per rumpun, dan bobot gabah per rumpun. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dan apabila berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan varietas Inpari 35 diduga memiliki sifat toleran cekaman suhu tinggi pada rentang 34,0-43,9℃ jika ditinjau dari fertilitas biji dan persentase gabah isi per rumpun.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia and even the world are facing the challenge of climate change which causes the average temperature on the earth's surface to increase, thereby reducing rice production. Therefore, high temperature tolerant varieties are needed to overcome this problem. This research was conducted to determine rice varieties that have the potential to tolerate high temperature stress so that they can be used to develop new rice plant varieties. This research was carried out at the Food Crop Seed Garden Screen House, Food Crop and Horticulture Seed Center located in Bojongsari Village and the Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from April to December 2023. The design used was a split plot design. The main plot is temperature stress (T1: daytime temperature between 34.0-38.9℃ with an average daily temperature of 30.5oC and T2: daytime temperature between 39.0-43.9℃ with an average daily temperature of 34.3oC). The sub plots are rice varieties (V1: Inpari 19, V2: Inpari 32, V3: Inpari 34, V4: Inpari 35, V5: IR 64, and V6: Ciherang). The variables observed were plant growth rate, chlorophyll content, stomata density, seed fertility, number of grains per panicle, percentage of filled grain per hill, and weight of grain per hill. The data obtained were analyzed using the F test at an error level of 5% and if they were significantly different then continued with Duncan's multiple range test at an error level of 5%. The research results show that the Inpari 35 variety is thought to be tolerant of high temperature stress in the range of 34.0-43.9℃ when viewed from seed fertility and the percentage of filled grain per hill.
Kata kuncifertilitas, gabah, toleran, varietas
Pembimbing 1Prita Sari Dewi, S.P., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Ida Widiyawati, S.P., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-06-19 13:55:01.050287
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.