Artikel Ilmiah : F2C021010 a.n. SLAMET RIYADI

Kembali Update Delete

NIMF2C021010
NamamhsSLAMET RIYADI
Judul ArtikelMANAJEMEN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PIMPINAN DALAM MEMBENTUK KOHESIVITAS KARYAWAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI FAJAR UTAMA KARYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budaya pada setiap organisasi memiliki keunikan dan kekhasan yang berbeda di setiap
perusahaan. Keunikan yang khas dari setiap organisasi berasal dari gaya manajemen, kebijakan,
operasi karyawan, gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh
pemimpin. PT Fajar Utama Karya merupakan perusahaan konstruksi di wilayah Kabupaten
Brebes. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana manajemen komunikasi interpersonal yang
dilaksanakan oleh pimpinan kepada karyawan. Menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya
komunikasi tidak efektif pada proyek. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan teknik pengambilan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menemukan bahwa seluruh kegiatan komunikasi perusahaan dipimpin oleh direktur
utama perusahaan. Kegiatan komunikasi interpersonal untuk membangun kohesivitas dilakukan
melalui briefing, syukuran, pemberian bonus tahunan dan tunjangan hari raya, sementara dalam
praktiknya kegiatan komunikasi yang dilakukan pimpinan masih tertinggal. Praktik komunikasi
efektif yang tertinggal disebabkan oleh kurangnya kemampuan pemimpin untuk memberikan
pelatihan yang dibutuhkan pekerja dalam pengelolaan penggunaan teknologi komunikasi,
sehingga menyebabkan pembengkakan biaya, kelebihan biaya, hingga pelaksanaan kegiatan
yang salah sehingga harus didesain ulang.
Abtrak (Bhs. Inggris)The culture of each organization is unique and different from each company. The uniqueness of each organization comes from the management style, policies, employee operations, leadership style and interpersonal communication applied by the leader. PT Fajar Utama Karya is a construction company in the Brebes Regency area. This research examines how interpersonal communication management is carried out by leaders with employees. Analyze the factors that cause ineffective communication on projects. The research was conducted using descriptive qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews and documentation. The research results found that all company communication activities were led by the company's main director. Interpersonal communication activities to build cohesiveness are carried out through briefings, thanksgivings, giving annual bonuses and holiday allowances, while in practice communication activities carried out by leaders are still lagging behind. Lagging effective communication practices are caused by a lack of leadership ability to provide the training needed by workers in managing the use of communication technology, resulting in cost overruns, cost overruns, and incorrect implementation of activities that must be redesigned.
Kata kuncikomunikasi interpersonal, pimpinan, konstruksi, kohesivitas, karyawan.
Pembimbing 1Dr. Nana Sutikna M.Hum
Pembimbing 2Dr. Mite Setiansah, S.IP., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman67
Tgl. Entri2024-05-21 16:23:44.381461
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.