Artikel Ilmiah : A1D019103 a.n. MELLIFICA PRIMA ARISANDA

Kembali Update Delete

NIMA1D019103
NamamhsMELLIFICA PRIMA ARISANDA
Judul ArtikelKeragaan 12 Genotipe Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Introduksi di Dataran Rendah Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaan dari tanaman jagung manis genotipe introduksi sehingga didapatkan varietas unggul dengan adaptasi luas pada kondisi lingkungan yang beragam serta mampu meningkatkan hasil produksi panen. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan dataran rendah Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan jenis percobaan lapangan. Perlakuan terdiri atas 10 galur jagung manis introduksi (SVSN0411, SVSN0426, SC2952, SVSN0296, SVSN0425, PACS211, PACS212, PACS213, PACS214 dan 71) dan 2 varietas pembanding (Exsotic dan Bonanza). Percobaan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 36 unit percobaan. Satu unit percobaan terdiri atas 52 tanaman. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji F pada taraf 5%, lalu diikuti dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur PACS212 memberikan hasil paling tinggi (28,49 ton/ha). Berdasarkan hasil di lapangan, karakter kualitatif dari keduabelas genotipe jagung manis menunjukkan warna batang hijau sedang, warna daun hijau tua, warna rambut jagung hijau muda, warna buah kuning sedang dan kuning oranye sedang, bentuk biji semident dan bentuk tongkol silindris dan silindris mengerucut. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh bahwa galur introduksi (PACS212, PACS213, PACS214 dan 71) lebih unggul dari segi karakter kuantitatif maupun kualitatif dibandingkan dengan varietas pembanding (Exsotic dan Bonanza).
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aimed The research aims to find out the care of the introduction genotype of sweet corn crops so as to obtain superior varieties with wide adaptation to varied environmental conditions and be able to increase crop production. This research was conducted in a lowland area in Karanggintung Village, Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency. This research is a type of field experiment and uses a randomized block design (RBD). Treatment consists of 10 introduction grains of sweet maize (SVSN0411, SVSN0426, SC2952, SVSN0296, SVSN0425, PACS211, PACS212, PACS213, PACS214 and 71) and 2 comparison varieties (Exsotic and Bonanza). The
2
trial was repeated three times, resulting in 36 trials. One trial unit consisted of 52 plants. Quantitative data were analyzed using an ANOVA test at a 5% error level, followed by a DMRT test. The results showed that the tested lines PACS212 had the highest lines (28,49 tons/ha). Based on the results in the field, the qualitative character of the twelfth genotype of sweet corn indicates the stem color of medium green, the leaf color of dark green, the silk color of light green, the fruit colour of medium yellow and medium orange yellow, the semident seed shape and the shape of the cylindrical and cylinder-shaped rod. Based on the observations, it was found that the introduction grades (PACS212, PACS213, PACS214, and 71) were superior in both quantitative and qualitative characteristics compared to comparison varieties (Exsotic dan Bonanza).
Kata kunciJagung Manis, Keragaan, Genotipe Introduksi
Pembimbing 1Dr. Ir. Rostaman, M.Si.
Pembimbing 2Fatichin, S.P., M.P., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2024-05-17 11:23:10.273073
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.