Artikel Ilmiah : K1A020008 a.n. INTAN MEGASARI

Kembali Update Delete

NIMK1A020008
NamamhsINTAN MEGASARI
Judul ArtikelDISTRIBUSI MAKRONUTRIEN (NITRAT, FOSFAT, DAN SILIKAT) DI PESISIR UTARA PEKALONGAN: IMPLIKASI TERHADAP KUALITAS PERAIRAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Distribusi nutrien sebagai aspek penting pada indikator kualias perairan
dalam mempengaruhi keseimbangan ekosistem dan kehidupan biota air. Perairan
Pesisir Utara Pekalongan dihadapkan dengan permasalahan rob, dimana rob ini
mengakibatkan adanya perubahan tatanan lahan dan kerusakan mangrove yang
dapat menyebabkan perubahan komposisi nutrien di dalam perairan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui distribusi makronutrien (nitrat, fosfat, dan silikat) di
Pesisir Utara Pekalongan yang dipengaruhi oleh berbagai sumber serta status dan
implikasi dari kualitas perairan di Pesisir Utara Pekalongan berdasarkan metode
CCME-Water Quality Index. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan
metode simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2023.
Analisis data yang digunakan adalah analisis menggunakan spektrofotometer UV-
Vis untuk memperoleh kadar makronutrien, analisis PCA untuk mengetahui
keterkaitan antar parameter, dan analisis status kualitas perairan menggunakan
metode CCME-Water Quality Index. Hasil penelitian diperoleh kadar nitrat, fosfat,
dan silikat secara berturut-turut di Sungai Mrican berkisar 0,3894-1,4162 mg/L;
0,0137-2,5485 mg/L; dan 0,2493-2,5485 mg/L; di Sungai Pencongan berkisar
0,2358-0,5792 mg/L; 0,0154-0,077 mg/L; dan 0,2884-1,7081 mg/L; serta di Pantai
Wonokerto berkisar 0,9799-1,3431 mg/L; 0,45-0,8319 mg/L; dan 1,3792-2,0325
mg/L. Nilai kualitas perairan di Sungai Mrican sebesar 50,6382 berstatus kurang;
Sungai Pencongan sebesar 59,3916 berstatus kurang; dan Pantai Wonokerto sebesar
18,8386 berstatus buruk. Kondisi ini disebabkan karena tingginya masukan dari
aktivitas di sekitar pesisir, sehingga dapat berimplikasi terhadap pencemaran
perairan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Nutrient distribution is an important aspect of water quality indicators in
influencing the balance of ecosystems and aquatic biota. The waters of
Pekalongan's North Shore are faced with the problem of tidal flooding, which
results in changes in land use and mangrove damage that can cause changes in
nutrient composition in the waters. This study aims to determine the distribution of
macronutrients (nitrate, phosphate, and silicate) in the North Coast of Pekalongan
influenced by various sources as well as the status and implications of water quality
in the North Coast of Pekalongan based on the CCME-Water Quality Index method.
Sampling was conducted using simple random sampling method. The research was
conducted in January 2023. The data analysis used was analysis using a UV-Vis
spectrophotometer to obtain macronutrient levels, PCA analysis to determine the
relationship between parameters, and analysis of water quality status using the
CCME-Water Quality Index method. The results obtained nitrate, phosphate, and
silicate levels in Mrican River each ranged from 0.3894-1.4162 mg/L; 0.0137-
2.5485 mg/L; and 0.2493-2.5485 mg/L; in the Pencongan River each ranged from
0.2358-0.5792 mg/L; 0.0154-0.077 mg/L; and 0.2884-1.7081 mg/L; and in
Wonokerto Beach ranged from 0.9799-1.3431 mg/L; 0.45-0.8319 mg/L; and
1.3792-2.0325 mg/L. The water quality value in Mrican River is 50.6382 with poor
status; Pencongan River is 59.3916 with poor status; and Wonokerto Beach is
18.8386 with poor status. This condition is caused by high input from activities
around the coast, so that it can have implications for water pollution.
Kata kunciDistribusi Nutrien, Kualitas Perairan, Implikasi, Pekalongan
Pembimbing 1Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D
Pembimbing 2Hendrayana, S.Kel., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman89
Tgl. Entri2024-05-16 11:27:19.968927
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.