Artikel Ilmiah : E1A020145 a.n. GILANG MUHAMAD FAJRUL FALAH
| NIM | E1A020145 |
|---|---|
| Namamhs | GILANG MUHAMAD FAJRUL FALAH |
| Judul Artikel | Wanprestasi Dalam Perjanjian Atas Jasa Layanan Advokat (Studi Putusan Nomor 16/Pdt.G/2023/PN.Tgl) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perjanjian jasa layanan advokat merupakan kesepakatan yang diperoleh antara Advokat dengan Kliennya dalam rangka penggunaan jasa layanan advokat untuk membantu menyelesaikan permasalahan hukum masyarakat atau kliennya. Fenomena yang masih sering terjadi adalah ada pelanggaran terhadap perjanjian yang telah disepakati. Tujuan pertama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keabsahan dari perjanjian jasa layanan advokat yang secara tertulis antara advokat dengan kliennya dan menganalisis bagaimana pertimbangan hakim terhadap perbuatan Klien atau Tergugat yang dinyatakan Wanprestasi dalam Putusan Nomor 16/Pdt. G/2023/PN. Tgl. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa perjanjian jasa layanan advokat secara tertulis antara advokat dengan kliennya merupakan perjanjian yang sah secara hukum dan mengikat para pihak sehingga bisa menimbulkan akibat hukum. Hakim memutus perbuatan tergugat wanprestasi karena sahnya perjanjian jasa layanan advokat secara tertulis dan ditandatangani para pihak yang diingkari. Saran dari penulis ialah Majelis Hakim sebaiknya harus lebih teliti lagi dalam memberi dan menyusun pertimbangan hukum agar tidak keliru dan pertimbangan hukum yang disusun sesuai dengan fakta hukum yang terjadi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | An advocate services agreement is an agreement obtained between an advocate and his client in the context of using advocate services to help resolve legal problems in the community or his clients. A phenomenon that still frequently occurs is that there is a violation of the agreed agreement. The first objective of this research is to determine the validity of the written advocacy services agreement between the advocate and his client and to analyze how the judge considers the actions of the Client or Defendant who was declared in Default in Decision Number 16/Pdt. G/2023/PN. Date. The method used in this research is normative juridical research. The approach taken in this research uses a statutory approach and a case approach. Based on the results of this research, it shows that a written advocacy services agreement between an advocate and his client is a legally valid agreement and is binding on the parties so that it can give rise to legal consequences. The judge decided that the defendant's actions were in breach of contract because the validity of the written attorney service agreement signed by the parties was denied. The author's suggestion is that the Panel of Judges should be more careful in giving and compiling legal considerations so that they are not mistaken and that the legal considerations are prepared in accordance with the legal facts that occurred. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Perjanjian Tertulis, Perjanjian Jasa Layanan Advokat, Wanprestasi |
| Pembimbing 1 | Nur Wakhid S.H., M. H. |
| Pembimbing 2 | Anggitariani Rayi Larasati Siswanta, S.H., M.Kn. |
| Pembimbing 3 | Pramono Suko Legowo, S.H., M. Hum. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2024-05-15 13:17:16.988791 |