Artikel Ilmiah : G1A020028 a.n. RIFA ZAIDAN ABDUL ALI

Kembali Update Delete

NIMG1A020028
NamamhsRIFA ZAIDAN ABDUL ALI
Judul ArtikelKORELASI ANTARA KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI
Studi Kasus di SMA Negeri 1 Rawalo Tahun Ajaran 2023/2024
Abstrak (Bhs. Indonesia)Masa remaja merupakan bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan, di mana individu mengalami transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada wanita ditandai dengan terjadinya proses menstruasi. Menstruasi merupakan proses dimana darah, lendir, dan sisa-sisa sel dilepaskan dari permukaan rahim secara berkala dan berulang-ulang dengan panjang normal siklus 21-35 hari. Kekurangan kadar hemoglobin menjadi salah satu faktor penyebab ketidakteraturan siklus menstruasi. Kekurangan kadar hemoglobin dapat berdampak kepada tidak adekuatnya distribusi oksigen ke seluruh tubuh, akibatnya siklus menstruasi menjadi lebih panjang. Jika tidak ditangani, ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja dapat mempengaruhi prestasi dan dapat menyebabkan gangguan kesuburan di masa depan. Berdasarkan survei pendahuluan didapatkan prevalensi kejadian anemia di Kecamatan Rawalo 35,27% diderita oleh siswi SMA Negeri 1 Rawalo dan menjadi satu-satu nya SMA di kecamatan Rawalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara kadar hemoglobin dengan siklus menstruasi pada siswi SMA Negeri 1 Rawalo. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional¬ pada data sekunder pada siswi SMA Negeri 1 Negeri Rawalo tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 22 orang. Sampel ditetapkan dengan purposive sampling dengan kriteria siswi dengan IMT normal berdasarkan kemenkes, tingkat aktivitas “low” dan “moderate” berdasarkan kuesioner IPAQ. Uji parametrik Pearson menunjukan hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan siklus menstruasi pada siswi SMA Negeri 1 Rawalo (p=0,466).
Abtrak (Bhs. Inggris)Adolescence is part of the growth and development process, where individuals transition from childhood to adulthood. In women, it is characterised by the onset of menstruation. Menstruation is a process where blood, mucus, and cellular debris are released from the surface of the uterus periodically and repeatedly with a normal cycle length of 21-35 days. Haemoglobin levels is one of the factors causing menstrual cycle irregularities. Haemoglobin can lead to inadequate oxygen distribution throughout the body, resulting in a longer menstrual cycle. If left untreated, menstrual cycle irregularities in adolescents can affect achievement and may cause fertility problems in the future. Based on the preliminary survey, it was found that the prevalence of anaemia in Rawalo sub-district was 35.27%, suffered by students of SMA Negeri 1 Rawalo and was the only high school in Rawalo sub-district. This study aims to identify the correlation between haemoglobin levels and menstrual cycle in female students of SMA Negeri 1 Rawalo. This study used cross sectional method on secondary data of 22 female students of SMA Negeri 1 Rawalo in the academic year 2023/2024. The sample was determined by purposive sampling with the criteria of female students with normal BMI based on the Ministry of Health, "low" and "moderate" activity levels based on the IPAQ questionnaire. Pearson's parametric test showed that there was no significant relationship between haemoglobin levels and menstrual cycle in SMA Negeri 1 Rawalo students (p=0.466).
Kata kunciCross Sectional, Hemoglobin, Menstruasi, Remaja Putri
Pembimbing 1Dr. dr. Wahyu Siswandari, Sp.PK,M.Si.Med
Pembimbing 2Dr. Wahyudin, S.Kep.,Ns.,M.Kes.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2024-05-15 09:31:02.410564
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.