Artikel Ilmiah : E1A020052 a.n. RIZKY MAULANA FADILAH
| NIM | E1A020052 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKY MAULANA FADILAH |
| Judul Artikel | PERAN DIGITAL FORENSIK TERHADAP PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENYEBARAN HOAX ( Studi Putusan Nomor 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Alat bukti elektronik merupakan perluasan alat bukti, dimana memerlukan penanganan khusus dalam pembuktianya. Pada Putusan Nomor 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG dalam proses pembuktian diajukan barang bukti elektronik yang perlu suatu sarana untuk melakukan pemeriksaan. Digital forensik merupakan spesialisasi ilmu teknologi untuk menganalisis alat bukti elektronik. Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan digital forensik pada alat bukti elektronik dalam proses pembuktian tindak pidana penyebaran hoax dalam Putusan Nomor 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG serta pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara penyebaran hoax. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan diolah menggunakan teknik reduksi, display dan kategorisasi serta disajikan dalam bentuk teks naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam putusan peran digital forensik adalah untuk melakukan pemeriksaan terhadap alat bukti elektronik. Pemeriksaan dilakukan oleh ahli yang memiliki keahlian digital forensik. Peran digital forensik pada pemeriksaan alat bukti elektronik membantu penyidik dalam pemeriksaan barang bukti elektronik yang dipakai terdakwa dan membantu proses pembuktian di persidangan perkara Nomor 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG tentang tindak pidana penyebaran hoax. Pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara ini didasarkan pada pertimbangan yang bersifat yuridis dimana hakim menjerat terdakwa dengan Pasal 45A ayat (1) jo. Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, kemudian pertimbangan bersifat sosiologis dimana memuat latar belakang perbuatan terdakwa, akibat perbuatan terdakwa, dan kondisi terdakwa, selanjutnya pertimbangan yang bersifat filosofis dimana hakim mempertimbangkan keadaan yang meringankan terdakwa dan yang memberatkan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Electronic evidence is an expansion of evidence, which requires special handling in its proof. In Decision Number 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG in the process of proof, electronic evidence is submitted which needs a means to conduct an examination. Digital forensics is a specialisation of technology to analyse electronic evidence. This study aims to determine the role of digital forensics on electronic evidence in the process of proving the criminal act of spreading hoaxes in Decision Number 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG and the legal considerations of judges in deciding cases of spreading hoaxes. This research uses normative juridical research with prescriptive analytical research specifications. The data used is secondary data obtained through literature study processed using reduction, display and categorisation techniques and presented in the form of narrative text. The results of this study indicate that in the decision the role of digital forensics is to conduct an examination of electronic evidence. The examination is carried out by experts who have digital forensic expertise. The role of digital forensics in the examination of electronic evidence assists investigators in examining electronic evidence used by the defendant and assists the evidentiary process in the trial of Case Number 1240/Pid.Sus/2022/PN.TNG regarding the criminal act of spreading hoaxes. The judge's legal considerations in deciding this case were based on juridical considerations where the judge charged the defendant with Article 45A paragraph (1) jo. Article 28 paragraph (1) of Law Number 11 of 2008 concerning ITE, then sociological considerations which include the background of the defendant's actions, the consequences of the defendant's actions, and the condition of the defendant, then philosophical considerations where the judge considers the mitigating and aggravating circumstances. |
| Kata kunci | Bukti, Digital Forensik, Tindak Pidana Penyebaran Hoax. |
| Pembimbing 1 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Nurani Ajeng Tri Utami, S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H.,M.H. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 30 |
| Tgl. Entri | 2024-05-12 15:26:08.968974 |