Artikel Ilmiah : L1C020074 a.n. SYILVA AULIA RAHMI
| NIM | L1C020074 |
|---|---|
| Namamhs | SYILVA AULIA RAHMI |
| Judul Artikel | Respon Tingkah Laku Ikan Badut (Amphiprion sp.) Terhadap Perbedaan Konsentrasi Crude Oil Pada Skala Laboratorium |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tingginya tingkat pencemaran minyak mentah di laut sangat berdampak pada organisme, salah satu biota yang terdampak adalah ikan badut (Amphiprion sp.). Pencemaran akibat limbah crude oil dapat menyebabkan penurunan kualitas perairan sehingga menyebabkan populasi ikan menurun serta terganggunya fisiologi dan tingkah laku ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola berenang dan jumlah gerakan operculum ikan badut (Amphiprion sp.) yang terpapar bahan pencemar crude oil. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan empat perlakuan yaitu konsentrasi crude oil 0 ppm, 15 ppm, 40 ppm, dan 100 ppm, kemudian dianalisis menggunaka metode statistik. Parameter penelitian yang digunakan terdiri dari respon tingkah laku meliputi jumlah bukaan operculum dan pola pergerakan ikan. Rata-rata jumlah bukaan operculum pada konsentrasi 0 ppm sebesar 709 ± 110,75, konsentrasi 15 ppm sebesar 760 ± 107,99, konsentrasi 40 ppm sebesar 943 ± 95,24, dan konsentrasi 100 ppm sebesar 1,144 ± 607,15. Pada pola pergerakan ikan secara keseluruhan ikan bergerak secara vertikal untuk mendapatkan oksigen dan bergerak secara horizontal untuk menjauhi beban pencemar crude oil. Semakin tinggi konsentrasi maka jumlah bukaan operculum semakin banyak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The high level of crude oil pollution in the sea has a huge impact on organisms, one of the biota affected is clown fish (Amphiprion sp.). Pollution due to crude oil waste can cause a decrease in water quality, causing fish populations to decline and disrupt fish physiology and behavior. The purpose of this study was to determine the swimming pattern and the number of operculum movements of clown fish (Amphiprion sp.) exposed to crude oil contaminants. The method used in this study is the experimental design method with four treatments, namely crude oil concentrations of 0 ppm, 15 ppm, 40 ppm, and 100 ppm, then analyzed using statistical methods. The research parameters used consisted of behavioral responses including the number of operculum openings and fish movement patterns. The average number of operculum openings at 0 ppm concentration was 709 ± 110,75, 15 ppm concentration was 760 ± 107,99, 40 ppm concentration was 943 ± 95,24, and 100 ppm concentration was 1,144 ± 607,15. In the overall fish movement pattern, fish move vertically to get oxygen and move horizontally to get away from the crude oil pollutant load. The higher the concentration, the more the number of operculum openings. |
| Kata kunci | Amphiprion sp, Bukaan operculum, Crude oil, Pola pergerkaan ikan |
| Pembimbing 1 | Dr. Hartoyo, S.Pi., M.T |
| Pembimbing 2 | Dewi Wisudyanti B.H, S.Pt., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2024-05-09 19:08:28.393035 |