Artikel Ilmiah : A1D020093 a.n. QUINETHA SALSABILLAH NARALIA DAMOPOLII

Kembali Update Delete

NIMA1D020093
NamamhsQUINETHA SALSABILLAH NARALIA DAMOPOLII
Judul ArtikelPengaruh Aplikasi Biochar dan Asam Humat terhadap Populasi Bakteri Tanah pada Media Tercemar Kadmium
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kontaminasi logam berat kadmium (Cd) mengakibatkan terganggunya ekosistem tanah termasuk di dalamnya bakteri baik dalam tanah. Upaya penanggulangan hal tersebut dapat berupa pemberian bahan pembenah tanah seperti asam humat dan biochar yang berguna untuk memperbaiki sifat tanah, sehingga bakteri tanah dapat tumbuh dengan maksimal. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House Desa Kebanggan pada Agustus – Desember 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Variabel yang diamati adalah kandungan kadmium (Cd) tanah dan jumlah populasi bakteri. Berdasarkan hasil penelitian, asam humat 30 kg/ha ≈ 0,0675 g/polibag menjadi dosis terbaik dalam menurunkan kadar Cd tanah hingga 40,52%. Kombinasi asam humat 30 kg/ha ≈ 0,0675 g/polibag dan biochar 15 t/ha ≈ 33,75 g/polibag menghasilkan kandungan Cd terserap tanaman pakcoy terendah 0,0178 ppm. Kombinasi asam humat 30 kg/ha dan biochar 15 t/ha menghasilkan jumlah populasi bakteri terbanyak 11 × 109 CFU/mL. Dengan demikian, kombinasi asam humat dan biochar dapat digunakan untuk mengurangi Cd tanah dan menyediakan lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan populasi bakteri tanah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cadmium (Cd) contamination can affects the soil ecosystems including good bacteria in it. Efforts to overcome this are giving soil conditioners such as humic acid and biochar which are useful for improving soil properties, so that the growth of soil bacteria can be maximized. This research was conducted at the Screen House in Kebanggan Village from August to December 2023. This research used a 2-factorial Randomized Group Design (RAK) with 9 treatment combinations and 3 replicates. The variables observed were cadmium (Cd) content of soil and bacterial population. Based on result, humic acid 30 kg/ha ≈ 0,0675 g/polybag was the best dose in reducing soil Cd levels by 40,52%. The combination of humic acid 30 kg/ha ≈ 0,0675 g/polybag and biochar 15 t/ha ≈ 33,75 g/polybag produced the highest bacterial population of 11 × 109 CFU/mL. Thus, the combination of humic acid and biochar can be used to reduce soil Cd and provide a suitable environment for the growth of soil bacteria populations.
Kata kuncikadmium, biochar, asam humat, bakteri tanah
Pembimbing 1Ahadiyat Yugi Rahayu
Pembimbing 2Sapto Nugroho Hadi
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2024-04-30 16:07:07.296953
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.