| NIM | E1A019227 |
| Namamhs | PUTRI SALMA FIORENTINA |
| Judul Artikel | ASPEK VICTIM PRECIPITATION SEBAGAI PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA (Studi di Pengadilan Negeri Purbalingga) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Terjadinya tindak pidana tidak selalu mutlak kesalahan dari pelaku, korban juga dapat berkontribusi dalam kesalahan. Hal tersebut dikenal dengan victim precipitation yaitu peranan korban dalam terjadinya kejahatan (viktimisasi). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek victim precipitation menjadi pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Purbalingga dalam menjatuhkan pidana dan implikasi hukum dari penerapan aspek victim precipitation dalam putusan pidana di Pengadilan Negeri Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan data primer bersumber dari wawancara hakim dengan metode penentuan narasumber purposive sampling dan data sekunder dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dan dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan Hakim Pengadilan Negeri Purbalingga mempertimbangkan aspek victim precipitation dalam menjatuhkan pidana untuk menggali penyebab terjadinya tindak pidana. Hal ini didukung dengan adanya Putusan Nomor 122/Pid.B/2021/PN.Pbg terkait kasus penganiayaan yang di dalam pertimbangannya hakim mempertimbangkan tipologi korban. Implikasi hukum dari penerapan aspek victim precipitation dalam putusan pidana di Pengadilan Negeri Purbalingga ada pada keringanan pidana yang diterima oleh terdakwa karena hakim wajib mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan pidana terdakwa sesuai dengan ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The occurrence of a criminal offense is not always absolutely the fault of the perpetrator, the victim can also contribute to the fault. This is known as victim precipitation, which is the role of the victim in the occurrence of crime (victimization). The purpose of this research is to determine the aspect of victim precipitation as a legal consideration of Purbalingga District Court judges in imposing punishment and the legal implications of the application of the victim precipitation aspect in criminal decisions at the Purbalingga District Court. This research uses a sociological juridical approach with descriptive analysis research specification. The data sources used are primary data sourced from judge interviews with purposive sampling method and secondary data with data collection methods using literature studies. The data obtained is presented in the form of narrative text and analyzed qualitative. Based on the results of research and discussion the judges of the Purbalingga District Court considered the aspect of victim precipitation in imposing punishment to find out the causes of criminal offenses. This is supported by Decision Number 122/Pid.B/2021/PN.Pbg related to a case of persecution in which the judge considered the typology of the victim. The legal implications of the application of the victim precipitation aspect in criminal decisions at the Purbalingga District Court is on the leniency of the punishment received by the defendant because the judge is obliged to consider the aggravating and mitigating circumstances of the defendant's punishment in accordance with the provisions of Article 197 paragraph (1) letter f of the Criminal Procedure Code. |
| Kata kunci | Victim Precipitation, Pertimbangan Hukum Hakim, Korban Kejahatan |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Angkasa, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Rani Hendriana, S.H., M.H. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2024-04-30 14:20:40.475195 |
|---|