Artikel Ilmiah : C1A020066 a.n. YULI ROSILIANI

Kembali Update Delete

NIMC1A020066
NamamhsYULI ROSILIANI
Judul ArtikelAnalisis Volatilitas Harga Pangan Strategis Pada Masa Pemulihan Ekonomi Pasca COVID-19 di Provinsi Jawa Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pasca pandemi COVID-19 harga pangan strategis menjadi penyumbang inflasi
dan deflasi secara berturut-turut di Provinsi Jawa Barat. Fluktuatifnya harga
pangan strategis mengakibatkan indeks keterjangkauan pangan Provinsi Jawa
Barat terus menurun. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberadaan volatilitas
dan memperkirakan harga 10 pangan strategis di Provinsi Jawa Barat. Analisis
time series menggunakan harga mingguan tahun 2021-2023 dengan Model
ARMA/ARIMA dan ARCH/GARCH. Hasil penelitian menunjukkan terjadi volatilitas
yang tinggi pada beras dan gula pasir, sedangkan cabai merah dan bawang merah
memiliki volatilitas harga yang rendah. Perkiraan dalam jangka pendek, semua
pangan strategis akan mengalami trend kenaikan harga, sedangkan dalam jangka
panjang pangan yang mengandung volatilitas akan mengalami kenaikan harga.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat melakukan kontrol harga mingguan dalam
Sistem Pengendalian Inflasi Daerah, menggunakan teknologi dalam
penyimpanan, maksimalisasi pemanfaatan Pusat Distribusi Provinsi, dan
perencanaan jangka panjang diversifikasi pangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)After the COVID-19 pandemic, strategic food prices have contributed to inflation
and deflation in West Java Province. The volatility of strategic food prices has
caused the food affordability index of West Java Province to continue to decline.
This study aims to analyze the existence of volatility and forecast the prices of
strategic foods in West Java Province. The time series analysis uses weekly prices
for 2021-2023 with ARMA/ARIMA and ARCH/GARCH models. The results showed
high volatility in rice and sugar, while red chili and shallots had low price volatility.
It is predicted that in the short term, all strategic foods will experience an upward
trend in prices. In the long term foods that contain volatility will experience price
increases. The West Java Provincial Government can conduct weekly price control
in the Regional Inflation Control System, use technology in storage, maximize the
utilization of the Provincial Distribution Center, and food diversification.
Kata kunciVolatilitas, Harga Pangan Strategis, Perkiraan/Proyeksi, ARMA/ARIMA, ARCH/GARCH
Pembimbing 1Dr. Barokatuminalloh, S.E., M.Sc
Pembimbing 2Dr. Kikin Windhani, S.E., M.Ec.Dev
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-04-23 09:27:03.613098
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.