Artikel Ilmiah : E1A020210 a.n. ANINDYA APTA CARISSA

Kembali Update Delete

NIME1A020210
NamamhsANINDYA APTA CARISSA
Judul ArtikelPERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM UPAYA DIVERSI PADA ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM
(Studi di BAPAS Kelas II Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dalam pelaksanaan negara hukum terdapat perlindungan hukum bagi warga negara. Anak merupakan salah satu pihak yang mendapatkan perlindungan hukum khusus dalam peradilan pidana karena keadaan mental yang belum stabil dan masih dalam proses pencarian jati diri. Diversi hadir sebagai perkembangan pemikiran masyarakat dalam menyikapi Anak yang Berkonflik dengan Hukum dengan pengalihan proses pidana formal ke non-formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam upaya diversi pada Anak yang Berkonflik dengan Hukum di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas II Purwokerto beserta hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskripstif. Lokasi penelitian dilakukan di BAPAS Kelas II Purwokerto dan yang menjadi informan penelitian adalah dua orang Pembimbing Kemasyarakatan di BAPAS Kelas II Purwokerto. Jenis sumber data meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh menggunakan metode wawancara dan studi kepustakaan, data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik reduksi data. Hasil Penelitian menunjukan bahwa peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam diversi pada Anak yang Berkonflik dengan Hukum secara garis besar meliputi Pendampingan, Penelitian Kemasyarakatan, dan Pengawasan yang mana hal ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, hambatan yang dihadapi oleh Pembimbing Kemasyarakatan di BAPAS Kelas II Purwokerto meliputi faktor hukumnya sendiri, faktor fasilitas, dan faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)In the implementation of the rule of law there is legal protection for citizens. Children are one of the parties who receive special legal protection in criminal justice because their mental condition is not yet stable and they are still in the process of finding their identity. Diversion is present as a development in society's thinking in responding to Children in Conflict with the Law by transferring formal to non-formal criminal processes. This research aims to determine the role of Probation Officer in attempting diversion for Children in Conflict with the Law at the Class II Purwokerto Rehabilitation Center (BAPAS) and the obstacles they face. The method used is qualitative research with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. The location of the research was at BAPAS Class II Purwokerto and the research informants were two Probation Officer at BAPAS Class II Purwokerto. Types of data sources include primary and secondary data obtained using interview and literature study methods. The collected data is then processed using data reduction techniques. The research results show that the role of Probation Officer in diversion for Children in Conflict with the Law broadly includes Mentoring, Community Research, and Supervision, which is in accordance with the laws and regulations in force in Indonesia. Apart from that, the obstacles faced by Community Counselors at BAPAS Class II Purwokerto include legal factors, facility factors and community factors.
Kata kunciPembimbing Kemasyarakatan, Diversi, Anak yang Berkonflik dengan Hukum, Balai Pemasyarakatan
Pembimbing 1Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H., M.H.
Pembimbing 3Sanyoto, S.H., M.Hum.
Tahun2024
Jumlah Halaman29
Tgl. Entri2024-04-21 20:23:14.612652
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.