Artikel Ilmiah : F1A020066 a.n. OCA SALSA KASALINA

Kembali Update Delete

NIMF1A020066
NamamhsOCA SALSA KASALINA
Judul ArtikelHubungan Jenis Kelamin Dan Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Narsistik Remaja
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan jenis kelamin dan penggunaan media sosial terhadap perilaku narsistik remaja SMA di Banyumas. Penelitian menggunakan metode survei yang dilakukan di SMAN 1 Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Populasi adalah seluruh siswa di sekolah tersebut sejumlah 1.217 siswa. Sampel diambil menggunakan metode sampel acak sederhana; jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin, sehingga jumlah sampel adalah 302 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan uji Chi-Kuadrat dengan taraf signifikansi (0,05)

1

menunjukkan hasil sebesar 0,437; artinya p (0,437) > sig (0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin bukanlah faktor utama yang mempengaruhi perilaku narsistik. Hasil kedua menunjukkan bahwa berdasarkan Uji Korelasi Tau Kendall menunjukan terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku narsistik remaja (p = 0,00 < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas remaja dalam menggunakan media sosial, maka kecenderungan berperilaku narsistik juga semakin meningkat. Edukasi yang tepat tentang risiko dan manfaat penggunaan media sosial juga dapat membantu remaja dalam
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to explain the relationship between sex and social media use on narcissistic behavior of high school adolescents in Banyumas. The study used a survey method conducted at SMAN 1 Ajibarang, Banyumas, Central Java. The total population of the school is 1,217 students. The sample is taken using a simple random sample method; The number of samples is determined by the Slovin formula, so the number of samples is 302 students. The results of this study showed that based on the Chi-Squared test with a significance level (0.05) showed a result of 0.437; This means that p (0.437) > sig (0.05). Thus, it can be concluded that gender is not the main factor influencing narcissistic behavior. The second result showed that based on the Tau Kendall Correlation Test showed a positive relationship between the intensity of social media use and adolescent narcissistic behavior (p = 0.00 < 0.05). That is, the higher the intensity of adolescents in using social media, the tendency to behave narcissistically also increases. Proper education about the risks and benefits of social media use can also help teens develop healthy use skills and positive behaviors online.
Kata kunciNarsistik, Jenis Kelamin, Media Sosial, Remaja
Pembimbing 1Dr. Nanang Martono, S.Sos., M.Si.
Pembimbing 2Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2024-04-18 09:15:14.732742
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.