Artikel Ilmiah : I1A019085 a.n. SALSABILA HANI SAFIRA AZKA
| NIM | I1A019085 |
|---|---|
| Namamhs | SALSABILA HANI SAFIRA AZKA |
| Judul Artikel | Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadapa Pengetahuan dan Sikap Petani dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Desa banjaranyar Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Penggunaan pestisida berpotensi membahayakan petani. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Studi pendahuluan yang telah dilakukan hanya 20% (2 dari 10 petani) yang menggunakan APD lengkap ketika melakukan penyemprotan pestisida. Tidak mengetahui pentingnya APD dan bahaya pestisida mengakibatkan rendahnya penggunaan APD pada petani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap petani sebelum dan sesudah penyuluhan mengenai penggunaan APD di Desa Banjaranyar Kabupaten Banyumas. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment, dengan jenis pre-Experimental Design. Penelitian ini menggunakan metode one group pretest-posttest, dengan responden 66 petani. Variabel pengetahuan dan sikap diukur menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, terdapat lebih dari 30 petani (>45%) memiliki pengetahuan dan sikap kurang baik. Setelah penyuluhan, petani yang memiliki pengetahuan baik adalah 43 petani (65,2%) dan sikap baik yaitu 44 petani (66,7%). Berdasarkan uji wilcoxon sign, baik pada pengetahuan maupun sikap diperoleh p-value sebesar 0,000. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan pada skor median antara sebelum dan setelah penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap petani terkait penggunaan APD. Petani disarankan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dengan cara mencari tahu terkait dampak tidak menggunakan APD saat melakukan penyemprotan pestisida. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: The utilization of pesticides poses potential hazards to farmers. One preventive measure that can be undertaken is the utilization of Personal Protective Equipment (PPE). A preliminary study has shown that only 20% (2 out of 10 farmers) utilize complete PPE when spraying pesticides. Lack of awareness regarding the importance of PPE and the dangers of pesticides contributes to the low utilization of PPE among farmers. The objective of this research is to ascertain the disparity in knowledge and attitudes among farmers before and after education sessions concerning the use of PPE in Banjaranyar Village, Banyumas Regency. Research Method: This study employs a quasi-experimental design, specifically a pre-experimental design. The method utilized is the one-group pretest-posttest, with a sample size of 66 farmers as respondents. Knowledge and attitude variables are measured using a questionnaire. Research Results: The results show that before the outreach, more than 30 farmers (>45%) had poor knowledge and attitudes. After the outreach, the number of farmers with good knowledge was 43 (65,2%) and with good attitude obtained a p-value of 0,000. This means that there is a significant difference in the median scores between before and after the outreach. Conclusion: The conducted educational sessions have the potential to enhance farmers' knowledge and attitudes regarding the utilization of PPE. Farmers are advised to improve their knowledge by actively seeking information regarding the repercussions of not using PPE during pesticide spraying. |
| Kata kunci | petani, penyuluhan, pengetahuan, sikap, APD |
| Pembimbing 1 | Nur Ulfah, S.KM., M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Damairia Hayu Parmasari, S.Kp.G., M.P.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2024-04-17 13:54:58.11277 |