Artikel Ilmiah : I1A020073 a.n. EVI FATIMAH
| NIM | I1A020073 |
|---|---|
| Namamhs | EVI FATIMAH |
| Judul Artikel | Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru pada Pekerja Sektor Informal di Desa Ledug Kecamatan Kembaran |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Penyakit tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Pekerja sektor informal merupakan mayoritas di Indonesia, sehingga berpotensi terkena tuberkulosis paru karena lingkungan kerja sektor informal biasanya tidak terstandar dengan baik. Faktor risiko yang dapat berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, sikap, perilaku, pencahayaan dan kepadatan hunian. Tujuannya adalah mengetahui faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis paru pada pekerja sektor informal di Desa Ledug Kecamatan Kembaran. Metode: Penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan desain studi cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah 85 pekerja. Analisis data yang digunakan adalah univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square dan uji Korelasi Spearman, serta analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik Ganda. Hasil Penelitian: Variabel yang berpengaruh adalah pencahayaan (p value = 0,029), pengetahuan (p value = 0,046) dan perilaku (p value = 0,046). Variabel yang tidak berpengaruh adalah umur (p value = 0,508), jenis kelamin (p value = 1,000), pendidikan (p value = 0,898), sikap (p value = 1,000) dan kepadatan hunian (p value = 0,743). Simpulan: Variabel yang berpengaruh adalah pencahayaan, pengetahuan dan perilaku. Variabel pencahayaan memiliki pengaruh paling besar terhadap kejadian tuberkulosis paru. Pekerja sektor informal disarankan untuk memberikan akses cahaya alami (matahari) yang masuk ke rumah dengan ventilasi atau jendela yang rutin dibuka setiap hari. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Tuberculosis is a direct infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Informal sector workers are the majority in Indonesia, they have potential to get pulmonary tuberculosis because the informal sector work environment is not standardised. Risk factors that can influence the incidence of pulmonary tuberculosis are age, sex, education, knowledge, attitudes, behavior, lighting and population density. The goal is to determine the risk factors that influence the incidence of pulmonary tuberculosis in informal sector workers in Ledug Village, Kembaran District. Methods: This research is a quantitative study using a cross sectional approach. Sampling using the Lemeshow formula with a total of 85 workers. The data is analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with Chi-Square test and Spearman Correlation test, as well as multivariate analysis with Multiple Logistic Regression test. Results: The influencing variables are lighting (p value = 0,029), knowledge (p value = 0,046) and behavior (p value = 0,046). The variables that have no influence are age (p value = 0,508), sex (p value = 1,000), education (p value = 0,898), attitudes (p value = 1,000), and population density (p value = 0,743). Conclusion: The influencing variables are lighting, knowledge, and behavior. The variables that have no influence are age, sex, education, attitudes, and population density. Informal sector workers are advised to provide access natural light (sun) enter the house with ventilation and windows are routinely opened every day. |
| Kata kunci | Faktor (factor), risiko (risk), kejadian (incidence), TB (tuberculosis) |
| Pembimbing 1 | Suryanto, S.KM., M.Sc |
| Pembimbing 2 | Siti Harwanti, S.Kp., M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2024-04-17 11:55:51.663039 |