Artikel Ilmiah : E1A018070 a.n. ELVIRA FAHRANI LUTHFIE

Kembali Update Delete

NIME1A018070
NamamhsELVIRA FAHRANI LUTHFIE
Judul ArtikelPENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENIPUAN ARISAN ONLINE OLEH KEPOLISIAN RESOR KLATEN

Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan teknologi yang pesat di masa modern ini sangat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Perkembangan teknologi tersebut mempengaruhi berbagai aspek seperti kegiatan sosial dan ekonomi. Salah satu bentuk perubahan dalam bidang sosial ekonomi adalah arisan online. Arisan online memang memudahkan bagi para pelakunya, namun sangat rentan dengan tidak pidana penipuan. Penegakan hukum tentang tindak pidana penipuan arisan online sampai saat ini masih belum diterapkan dengan maksimal karena regulasi tentang penipuan arisan online yang lemah. Terdapat dua peraturan perundang-undangan yang dapat digunakan dalam penipuan arisan online yaitu Pasal 378 KUHP dan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 Undang – Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang – Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektroniki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan penegakan hukum terhadap penipuan arisan online yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Klaten serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi hambatan penegakan hukum tersebut. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah yurudus empiris, yang bertujuan menganalisis permasalahan dilakukan dengan cara memadukan bahan-bahan yang peneliti peroleh di lapangan. Hasil penelitian yang peneliti peroleh dari penelitian ini yaitu penegakan hukum tindak pidana penipuan arisan online yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Klaten adalah dengan upaya preventif dan represif. Faktor-faktor yang menghambat dalam melakukan penegakan hukum tindak pidana arisan online oleh Kepolisian Resor Klaten adalah kurangnya personal dalam hal ini minimnya penyidik yang menguasai perkembangan teknologi informasi terkait cybercrime.
Abtrak (Bhs. Inggris)The rapid development of technology in modern times has greatly influenced people's social life. These technological developments influence various aspects such as social and economic activities. One form of change in the economic sector is online social gathering. Online social gathering does make things easier for the perpetrators, but it is very vulnerable to fraud. Law enforcement regarding criminal acts of online social gathering fraud is currently still not implemented optimally because regulations regarding online social gathering fraud are weak. There are two statutory regulations that can be used in online social gathering fraud, namely Article 378 of the Criminal Code and Article 28 paragraph (1) in conjunction with Article 45 of Law No. 19 of 2016 concerning Amendments to Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions. This research aims to determine law enforcement actions regarding online social gathering fraud carried out by the Klaten Resort Police and determine the factors that become obstacles to law enforcement. The type of research in this research is empirical juridical, which aims to analyze problems by combining materials obtained by researchers in the field. The research results that researchers obtained from this research are that law enforcement for criminal acts of online social gathering fraud carried out by the Klaten Resort Police is with preventive and repressive efforts. The factors that hinder the enforcement of the law on online social gathering crimes by the Klaten Resort Police are the lack of personnel, in this case investigators, and the lack of investigators who have mastered the development of information technology related to cybercrime.
Kata kunciPenegakan hukum, Tindak Pidana Penipuan,Arisan Online.
Pembimbing 1Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H.,M.Hum.
Pembimbing 2Prof. Dr. Angkasa, S.H.,M.Hum.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2024-04-14 13:28:24.336493
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.