Artikel Ilmiah : E1A019134 a.n. AS SHIFA NADILA HANDAYANI
| NIM | E1A019134 |
|---|---|
| Namamhs | AS SHIFA NADILA HANDAYANI |
| Judul Artikel | BENCANA NON ALAM COVID-19 SEBAGAI PEMBERAT PIDANA PADA DELIK PENCURIAN ( Kajian Yuridis Terhadap Putusan Nomor 20/Pid.B/2021/PN Lbj) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | COVID-19 (Coronavirus Disease) di Indonesia menjadi salah satu penyebab kenaikan tindak pidana pencurian. Berdasarkan data yang ada, terjadi kenaikan pada minggu ke-19 dan minggu ke- 20 saat penyebaran COVID-19 di Indonesia. Peningkatan jumlah tindak kriminal tersebut yaitu pada minggu ke-19 berjumlah 3.481, dan meningkat pada minggu ke-20 yaitu menjadi 3.726 kasus. Pelaku pada Putusan Pengadilan Negeri Labuan Bajo Nomor 20/Pid.B/2021/PN Lbj telah melakukan tindak pidana pencurian yang melanggar Pasal 363 ayat (4) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), namun hakim tidak mempertimbangkan keadaan saat pelaku melakukan tindakan pencurian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana pada Putusan Pengadilan Negeri Labuan Bajo Nomor 20/Pid.B/2021/PN Lbj dan relevansi Covid-19 dalam menentukan berat tuntutat pada perkara pidana pencurian. Metode yang digunakan padaa penelitian ini menggunakan pendekatan normatif yuridis dengan spesifikasi penelitian analisis preskriptif dan studi Pustaka sebagai data sekunder, yang diuraikan dengan teks naratif yang dianalisis dengan metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan pertimbangan hukum hakim pada Putusan Pengadilan Negeri Labuan Bajo Nomor 20/Pid.B/2021/PN Lbj tidak mempertimbangkan keadaan masyarakat dalam menjatuhkan pidana kepada pelaku sehingga penjatuhan pidana terhadap pelaku hanya berdasarkan apa yang dituntutkan, seharusnya pidana penjara dapat lebih berat apabila hakim mempertimbangkan keadaan masyarakat dan tindakan dari para pelaku. Terdakwa I dan terdakwa II telah melakukan pencurian secara berkelompok, mengubah bentuk hasil curian, menikmati hasil curian, dan melakukannya secara berulang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | COVID-19 (Coronavirus Disease) in Indonesia has been identified as one of the contributing factors to the increase in theft crimes. Based on available data, there was a surge in weeks 19 and 20 during the spread of COVID-19 in Indonesia. The increase in the number of criminal activities amounted to 3,481 cases in week 19, further rising to 3,726 cases in week 20. The perpetrator in the verdict of the Labuan Bajo District Court Number 20/Pid.B/2021/PN Lbj committed theft, violating Article 363 paragraph (4) of theCriminal Code (KUHP), yet the judge did not consider the circumstances surrounding the theft. This research aims to determine the legal considerations of the judge in imposing criminal sanctions in the verdict of the Labuan Bajo District Court Number 20/Pid.B/2021/PN Lbj and the relevance of Covid-19 in determining the severity of the demand in theft criminal cases. The research method employed is a normative juridical approach with a prescriptive analysis specification and literature study as secondary data, presented in a narrative text analyzed using qualitative analysis methods. Based on the research findings and discussions, it can be concluded that the legal considerations of the judge in the verdict did not take into account the societal conditions when imposing penalties on the perpetrator. Therefore, the imposition of the penalty on the perpetrator was based solely on what was demanded. Ideally, the imprisonment penalty should be more severe if the judge considers the societal conditions and actions of the perpetrators. Defendants I and II engaged in group theft, altering the stolen goods, enjoying the stolen proceeds, and repeating these actions. |
| Kata kunci | Covid-19, Pertimbangan Hukum, Pencurian |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Agus Raharjo, S.H., M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dr. Dwi Hapsari Retnaningrum, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.Hum |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2024-04-05 06:08:20.930527 |