Artikel Ilmiah : A1H008014 a.n. RIZKI TRI AVRIANI

Kembali Update Delete

NIMA1H008014
NamamhsRIZKI TRI AVRIANI
Judul ArtikelKajian Pengaruh Delignifikasi dan Lama Fermentasi dalam Pembuatan Bioetanol dari Limbah Tongkol Jagung
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bioetanol merupakan sumber energi alternatif yang berasal dari sumber hayati. Bioetanol dapat diproduksi dari bahan baku tanaman yang mengandung selulosa. Tongkol jagung termasuk biomassa yang mengandung lignoselulosa dan dapat dimanfaatkan menjadi bioetanol karena memiliki kandungan selulosa yang cukup banyak. Pembuatan bioetanol dimulai dari proses delignifikasi untuk mengurangi kandungan lignin dan fermentasi menggunakan ragi tape untuk menghasilkan etanol. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1). Mengetahui pengaruh perlakuan delignifikasi fisik dan fisik kimia dalam pembuatan etanol berbahan baku limbah tongkol jagung. (2). Mengetahui pengaruh waktu fermentasi menggunakan ragi tape terhadap kadar etanol hasil destilasi limbah tongkol jagung. Penelitian dilakukan menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK), terdiri dari dua faktor yang diuji yaitu delignifikasi (fisik dan fisik kimia) dan lama fermentasi (3 hari, 6 hari, dan 9 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar etanol tertinggi diperoleh fermentasi pada hari ke 6 dengan perlakuan delignifikasi fisik yaitu sebesar 10,92 % (v/v). Berdasarkan analisis data secara statistik, dapat disimpulkan bahwa variasi lama fermentasi dan perlakuan delignifikasi mempengaruhi kadar etanol yang dihasilkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Bioethanol is an alternative energy derived from biological sources. Bioethanol can be produced from raw materials containing cellulose. Corn cobs can be used as bioethanol feedstock because it has the cellulose content quite a lot. Bioethanol production started with delignification process to clean lignin followed by yeast fermentation to produce ethanol. The purpose of this research is (1). To study the effects of delignification physical either by physical chemistry in the manufacture of ethanol fuel-fired waste corn cobs. (2). Study the effects of fermentation time to ethanol produced. The researchs was conducted using a Random Design Group (RDG), consisting of two factors: delignification (physical and physical chemistry) and fermentation time (3 days, 4 days, and 9 days). The results showed that the highest level of ethanol obtained after 6 days with physical delignification as much as 10.92 % (v/v). Overall statistical analysis showed that fermentation time and type of delignification have affection the level of ethanol produced.
Kata kuncitongkol jagung, delignifikasi, fermentasi, bioetanol
Pembimbing 1Ir. Sidharta Sahirman, M.Si., MSIE., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Ir. Wiludjeng Trisasiwi, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.