Artikel Ilmiah : I1A018001 a.n. MUFRIKHATUL WALIDAINI

Kembali Update Delete

NIMI1A018001
NamamhsMUFRIKHATUL WALIDAINI
Judul ArtikelSTUDI PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA PETANI SAAT PANDEMI COVID-19 DI DESA LINGGASARI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Prevalensi hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Beberapa faktor yang dapat menimbulkan risiko akan terjadinya hipertensi pada seseorang yaitu faktor yang dapat diubah dan faktor yang tidak dapat diubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko hipertensi pada petani saat pandemi COVID-19 di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 75 petani dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, kebiasaan minum kopi, indeks massa tubuh, tingkat stress, riwayat hipertensi, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, asupan garam, dan paparan pestisida. Instrumen yang digunakan adalah wawancara dengan kuesioner, pengukuran berat badan, dan pengukuran hipertensi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat, dan multivariat.

Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi pada petani saat pandemi COVID-19 Di Desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas sebesar 34,7%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa usia merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi dengan rentang usia petani yang hipertensi > 55 tahun.

Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi yaitu usia. Semakin tua usia seseorang maka beresiko 12,121 kali lebih besar mengalami hipertensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Hypertension is one of the health problems in Indonesia. The prevalence of hypertension continues to increase every year. Some factors that can pose a risk of hypertension in a person can be changed, and those that cannot. This study will determine farmers' hypertension prevalence and risk factors during the COVID-19 pandemic in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency.

Method: This study used a cross-sectional approach. The sample was 75 farmers with sampling techniques using simple random sampling. The variables studied included age, gender, education, coffee drinking habits, body mass index, stress level, history of hypertension, smoking habits, exercise habits, salt intake, and pesticide exposure. The instruments used were interviews with questionnaires, weight measurements, and hypertension measurements. The data analysis used is univariate, bivariate, and multivariate analysis.
Results: From the study, the prevalence of hypertension in farmers during the COVID-19 pandemic in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency, was 34.7%. The results of statistical tests show that age is the most influential factor on the incidence of hypertension with the age range of hypertensive farmers > 55 years.

Conclusion: The factor that most influences the incidence of hypertension is age. The older a person is the 12,121 times greater the risk of developing hypertension.

Kata kunciHipertensi, tekanan darah, prevalensi, faktor risiko hipertensi
Pembimbing 1Sri Nurlaela, S.K.M., M.Epid
Pembimbing 2Prof. Dr. Dwi Sarwani Sri Rejeki, S.K.M., M.Kes (Epid)
Pembimbing 3_
Tahun2024
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2024-02-19 14:25:12.16971
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.