Artikel Ilmiah : I1A020075 a.n. BAROROH ISNA DAMAYANTI
| NIM | I1A020075 |
|---|---|
| Namamhs | BAROROH ISNA DAMAYANTI |
| Judul Artikel | FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBARAN II KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS 2023 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Salah satu permasalahan dari penyakit tuberkulosis adalah adanya penurunan kualitas hidup penderitanya, yang dapat berdampak pada produktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup penderita tuberkulosis di Wilayah puskesmas Kembaran II Metode: Penelitian ini menggunaakan metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita tuberkulosis di wilayah Puskesmas Kembaran II, sampel penelitian ini adalah 34 penderita tuberkulosis yang memenuhi kriteria inklusi diambil dengan purpossive sampling. Variabel yang diteliti yaitu tahap pengobatan, komorbid, stigma diri, persepsi kepuasan pengobatan dan dukungan sosial terhadap kualitas hidup. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Sebagian besar penderita memiliki kualitas hidup yang baik pada domain gejala, aktivitas, dampak dan secara keseluruhan. Secara statistik didapat variabel komorbid (p=0.55), stigma diri (p=0.168), persepsi kepuasan pengobatan (p=0.122), dan dukungan sosial (0.180) tidak berpengaruh terhadap kualitas hidup. Terdapat pengaruh tahap pengobatan terhadap kualitas hidup penderita (OR=28.957) Kesimpulan: Penderita tuberkulosis pada tahap pengobatan intensif 28 kali lebih berpotensi memiliki kualitas hidup yang tidak baik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: One of the tuberculosis problem is the decline in patients' quality of life, which may impact their productivity. This study aims to determine the factors that affect the quality of life of tuberculosis patients in the Puskesmas Kembaran II area. Methods: This study uses quantitative methods with a crossectional approach. The population of this study were all tuberculosis patients in the Puskesmas Kembaran II area, the sample were 34 patients who met the inclusion criteria taken by purposive sampling. The variables studied were treatment stage, comorbidities, self-stigma, treatment satisfaction and social support on quality of life. Data collection was conducted by interview using questionnaire. Data analysis used was univariate analysis, bivariate using chi-square, multivariate using logistic regression. Results: Most patients have good quality of life in the domains of symptoms, activities, impact and overall. Statistically obtained comorbid (p=0.55), self-stigma (p=0.168), treatment satisfaction (p=0.122), and social support (0.180) have no effect on quality of life. There is an effect of treatment stage on the quality of life of patients (OR = 28.957). Conclusion: Tuberculosis patients in the intensive treatment stage are 28 times more likely to have an unfavorable quality of life. |
| Kata kunci | Kualitas Hidup, Tuberkulosis, Tahap pengobatan/ |
| Pembimbing 1 | Devi Octaviana, S.Si., M.Kes. |
| Pembimbing 2 | Sri Nurlaela, S.K. M., M.Epid. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2024-02-12 11:29:34.384099 |