Artikel Ilmiah : I1A020101 a.n. AISYAH MARYANA ROHAYATI
| NIM | I1A020101 |
|---|---|
| Namamhs | AISYAH MARYANA ROHAYATI |
| Judul Artikel | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PADA ANGGOTA POSYANDU REMAJA DI DESA BEJI, KECAMATAN KEDUNGBANTENG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang : Desa Beji menjadi wilayah dengan angka kasus tuberkulosis terbanyak di Kecamatan Kedungbanteng. Hal tersebut dikarenakan kurang masifnya kegiatan penyuluhan terkait tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis pada anggota posyandu remaja di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja yang merupakan anggota posyandu remaja di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng sebanyak 70 remaja dan jumlah sampel ditentukan dengan teknik total sampling sebanyak 70 remaja. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian : Ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,014); sikap (p-value = 0,027): dan dukungan keluarga (p-value = 0,009) terhadap perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis pada anggota posyandu remaja di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng. Faktor yang paling berpengaruh yaitu dukungan keluarga dengan Odds Ratio (OR) = 6,233. Kesimpulan : Remaja dengan dukungan keluarga yang mendukung memiliki kemungkinan 6,233 kali lebih besar untuk melakukan perilaku pencegahan TB yang baik dibandikan dengan remaja yang tidak mendapatkan dukungan dari keluarga. Puskesmas perlu memasifkan kegiatan penyuluhan terkait TB supaya menjangkau seluruh kelompok usia terutama pada remaja. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Beji Village has the highest number of tuberculosis cases in Kecamatan Kedungbanteng. This is due to the lack of massive counseling activities related to tuberculosis. This study aims to determine the factors that influence the tuberculosis prevention behavior of adolescent posyandu members in Beji Village, Kedungbanteng Sub-District. Methods : This study used quantitative methods with a cross-sectional approach. The population in this study were adolescents who were members of the adolescent posyandu in Beji Village, Kedungbanteng Sub-District as many as 70 adolescents and the sample size was determined by total sampling technique as many as 70 adolescents. Data were analyzed univariate, bivariate, and multivariate. Results: There was a significant influence between knowledge (p-value = 0.014); attitude (p-value = 0.027): and family support (p-value = 0.009) on tuberculosis prevention behavior among adolescent posyandu members in Beji Village, Kedungbanteng Subdistrict. The most influential factor was family support with Odds Ratio (OR) = 6.233. Conclusion: Adolescents with supportive family support are 6.233 times more likely to have good TB prevention behavior compared to adolescents who do not get support from the family. Puskesmas need to intensify counseling activities to reach all age groups by utilizing print and electronic media to improve TB prevention behavior in adolescents. |
| Kata kunci | Dukungan Keluarga, Perilaku Pencegahan, Tuberkulosis, Remaja |
| Pembimbing 1 | Drs. Bambang Hariyadi, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Colti Sistiarani, SKM., M.Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2024-02-12 09:51:37.458826 |