Artikel Ilmiah : F1C017071 a.n. HARI REYNALDI
| NIM | F1C017071 |
|---|---|
| Namamhs | HARI REYNALDI |
| Judul Artikel | KOMUNIKASI ANTARPRIBADI KAUM LESBIAN DALAM KOMUNITAS PERTOKOSI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Lesbian merupakan suatu fenomena sosial yang kian banyak dijumpai dan diperbincangkan. Keberadaannya disadari sebagai sebuah realita di dalam masyarakat dan menimbulkan berbagai macam reaksi oleh lingkungan sekitarnya. Kaum lesbian dalam hal ini mempunyai keputusan untuk mengungkapkan identitasnya sebagai lesbian ataupun tidak. Ketika dirinya memutuskan untuk mengungkapkan identitasnya sebagai lesbian, maka respon akan didapatkan. Begitu pula ketika kaum lesbian memutuskan untuk melakukan komunikasi dan interaksi tanpa mengungkapkan identitasnya.Dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan menggunakan perspektif deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kota Bekasi tepatnya di Jatiasih. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini akan menggunakan teknik purposive sampling. Cara seorang Lesbian dalam melakukan perkenalan dibagi menjadi 5 tahapan. Keinginan untuk mengungkapkan identitas sebagai seorang lesbian masih belum ada, dikarenakan beban moral dan takut akan pandangan masyarakat mengenai anggota lesbian. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lesbian is a social phenomenon that is increasingly encountered and discussed. Its existence is realized as a reality in society and causes various reactions by the surrounding environment. Lesbian people in this case have a decision to disclose their identity as a lesbian or not. When she decides to reveal her identity as a lesbian, a response will be obtained. Likewise when lesbians decide to engage in communication and interaction without revealing their identity, this study uses a constructivist paradigm using a qualitative descriptive perspective. The research site in Bekasi City is precisely in Jatiasih. The informant selection technique in this study will use purposive sampling techniques. The way a lesbian introduces herself is divided into five stages. The desire to express identity as a lesbian still does not exist, due to the moral burden and fear of the public's view of lesbian members. |
| Kata kunci | Komunikasi, Antarpribadi, Lesbian, Komunitas, Pertokosi. |
| Pembimbing 1 | Dr. S. Bekti Istiyanto, M.S.i. |
| Pembimbing 2 | Dr. Wiwik Novianti, M.I.Kom. |
| Pembimbing 3 | Dr. Mite Setiansah, S.IP.,M.Si. |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2024-02-12 08:02:20.14248 |