Artikel Ilmiah : J1C019025 a.n. AULIA WAHYU RAMADHANTI

Kembali Update Delete

NIMJ1C019025
NamamhsAULIA WAHYU RAMADHANTI
Judul ArtikelPenerapan Budaya 5S pada Housekeeping Department Miyakojima Tokyu Hotel and Resort
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini memiliki topik utama berupa budaya kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperjelas budaya kerja Jepang yaitu budaya 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, dan shitsuke) yang diterapkan oleh housekeeping department Miyakojima Tokyu Hotel & Resort. Penelitian ini menggunakan housekeeping department Miyakojima Tokyu Hotel & Resort sebagai sumber data, dan menggunakan data berupa hasil observasi dan wawancara dengan informan. Penelitian ini dikaji dengan pendekatan fenomenologi dan metode penelitian berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan seiri lebih banyak diterapkan di sini. Selain itu, adanya gegar budaya yang dialami oleh pemagang asing menjadi sebuah kendala sehingga belum maksimal menerapkan budaya 5S. Namun secara keseluruhan, dengan adanya penerapan budaya kerja 5S sebagai budaya kerja pada housekeeping department menjadi lebih terorganisir dan efisien, serta pelayanan yang diberikan kepada tamu juga akan lebih baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research has a main topic in the form of work culture. The aim of this research is to clarify Japanese work culture, namely the 5S culture (seiri, seiton, seiso, seiketsu, and shitsuke) implemented by the housekeeping department of Miyakojima Tokyu Hotel & Resort. This research uses the housekeeping department of the Miyakojima Tokyu Hotel & Resort as a data source, and uses data in the form of observations and interviews with informants. This research was studied using a phenomenological approach and research methods in the form of observation and interviews. The results of this research indicate that the application of seiri is more widely applied here. Apart from that, the culture shock experienced by foreign interns is an obstacle so that they have not implemented the 5S culture optimally. However, overall, with the implementation of 5S work culture as a work culture the housekeeping department becomes more organized and efficient, and the service provided to guests will also be better.
Kata kunci5S, Budaya Kerja Jepang, Department Housekeeping, Fenomenologi
Pembimbing 1Dr. Yusida Lusiana, S.S., M.Si., M.Pd.
Pembimbing 2Muammar Kadafi, S.S., Μ.Α.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman165
Tgl. Entri2024-02-11 21:51:20.586989
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.