Artikel Ilmiah : J1E018030 a.n. AMARTYA DIBA AZZAHRA
| NIM | J1E018030 |
|---|---|
| Namamhs | AMARTYA DIBA AZZAHRA |
| Judul Artikel | Banyumasese Students’ Phonological Interference in Pronouncing English Consonant Sounds |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Azzahra, Amartya Diba. 2024. Banyumasese Students Phonological Interference in Pronouncing English Consonant Sounds (A Descriptive-Qualitative Research at English Education Study Program of Jenderal Soedirman University). Skripsi. Pembimbing 1: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum., Pembimbing 2: Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd., Ketua Penguji: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd., M.Pd., Penguji: Laxmi Mustika Cakrawati, S.Pd., M.Pd.. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Universitas Jenderal Soedirman. Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto. Gangguan fonologi terjadi ketika siswa memproduksi Bahasa. Gangguan Bahasa terjadi ketika soerang siswa mentransfer fitur dari Bahasa pertama mereka ke Bahasa kedua, ini dapat mencakup fitur fonologis, seperti pengucapan, intonasi, pola stress serta karakteristik leksikal, gramatikal, dan ortografis. Peneliti bermaksud mengetahu (1) apa gangguan fonologis yang terjadi dalam mengucapkan suara konsonan Bahasa Inggris. Peneliti juga bermaksud untuk mencari tahu (2) faktor apa yang mempengaruhi gangguan fonologis dalam mengucapkan suara konsonan Bahasa Inggris. Ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Data penilitian yang dikumpulkan menggunakan daftar bacaan kata, wawancara, dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah 6 siswa pada siswa semester keenam yang terdaftar dalam Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) dari daftar bacaan kata, hampir semua siswa mengalami kesalahan mengucapkan kata-kata dan sebagian besar dalam suara konsonan. Dari 6 siswa, peneliti menemukan gangguan yang terjadi, 41 jenis gangguan sustitusi suara, 27 jenis gangguan tambahan suara, 18 jenis gangguan penghapusan suara, dan 6 jenis gangguan modifikasi suara dalam mengucapkan suara Bahasa Inggris yang terdiri dari 24 suara konsonan.; (2) berdasarkan wawancara dan kuesioner dari siswa menunjukan bahwa faktor utama yang menyebabkan gangguan adalah keterampilan Bahasa. Gangguan terjadi bukan karena itu disengaja oleh siswa, melainkan karena kebiasaan mereka menggunakan Bahasa Banyumasan dalam kehidupan sehari-hari yang dimana itu dapat mempengaruhi ketika mereka berbicara Bahasa Inggris yang bukan Bahasa sehari-hari mereka. Hal ini juga terbukti bahwa masalah siswa dalam mengucapkan Bahasa Inggris disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa tentang fonologi, kurangnya praktek mengucapkan kata Bahasa Inggris, tidak terbiasa dengan kata-kata Inggris, transfer Bahasa Banyumasan, kesulitan mengenali simbol-simbol fonetik dan kosa kata yang terbatas dari Bahasa target yang dikuasai oleh siswa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Azzahra, Amartya Diba. 2024. Banyumasese Students Phonological Interference in Pronouncing English Consonant Sounds (a Descriptive-Qualitative Research at English Education Study Program of Jenderal Soedirman University). Thesis. Supervisor 1: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum., Supervisor 2: Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd., Chief External Examiner: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd., M.Pd., External Examiner: Laxmi Mustika Cakrawati, S.Pd., M.Pd.. Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Department of Language Education, English Education Study Program, Purwokerto. Phonological interference occurs when learners produce language. Language interference occurs when a learner transfer features of their first language into the second language, this can include phonological features, such as pronunciation, intonation, stress patterns as well as grammatical lexical, and orthographic features. The researcher purpose to find out (1) what phonological interference occurs in pronouncing English consonant sounds. The researcher also purpose to find out (2) factors affect the phonological interference in pronouncing English consonant sounds. This is qualitative research with a descriptive study approach. The research data collected using the word reading list, interview, and questionnaire. The research participants were 6 students at sixth semester students enrolled at the English Education Study Program of Jenderal Soedirman University. The research results showed that (1) from the word reading list, almost all of the students have miss pronounce the words and mostly in the consonant sounds. From 6 students, researcher found interference that occurs, 41 types interference of sound substitution, 27 types interferences of sound addition, 18 types of interference of sound deletion, and 6 types of interference of sound modification in reciting English sounds consisting of 24 consonant sounds.; (2) based on the interview and questionnaire from students showed that students the main factors that causes interference is language proficiency. The interference occurred not because it was intentional by students, but their habit of using Banyumasan language in their daily environment that affect when they speak English which is not their daily language. It was also proof that the problem of students in pronouncing English is caused by a lack of students’ knowledge of phonology, less practice in pronouncing English words, not familiar with English words, transfer of Banyumasan language, the difficulty in recognizing phonetic symbols and limited vocabulary of the target language mastered by students. |
| Kata kunci | Banyumasese Language, Banyumasan Students, English Consonant Sounds, Phonological Interference |
| Pembimbing 1 | Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Novita Pri Andini, S.Pd., M.Pd. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2024-02-09 22:24:46.518606 |