Artikel Ilmiah : I1A020010 a.n. OLIF NUR FADILLAH

Kembali Update Delete

NIMI1A020010
NamamhsOLIF NUR FADILLAH
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KAPASITAS VITAL PARU PADA PEKERJA PENGGILINGAN PADI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBANG 1
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Penurunan kapasitas vital paru akibat pekerjaan atau faktor lingkungan kerja dapat menyebabkan penyakit akibat kerja. Tiga (3) dari 6 pekerja penggilingan padi mengalami penurunan kapasitas vital paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
kapasitas vital paru pada pekerja penggilingan padi di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Analisis data menggunakan Uji Spearman Rank dan Uji Wilcoxon Theta. Sampel adalah 32 pekerja penggilingan padi di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1.
Hasil Penelitian: Analisis bivariat menunjukkan hubungan antara usia (p=0,009), riwayat penyakit paru (θ=0,3035), dan penggunaan masker (θ=0,2136) dengan kapasitas vital paru. Sementara itu, masa kerja (p=0,802), kebiasaan merokok (p=0,850), status gizi (p=0,315), durasi kerja (p=0,417), dan kebiasaan olahraga (p=0,190) tidak berhubungan dengan kapasitas vital paru.
Kesimpulan: Usia, riwayat penyakit paru, dan penggunaan masker berhubungan dengan kapasitas vital paru pada pekerja penggilingan padi di wilayah kerja Puskesmas Sumbang 1. Pekerja penggilingan padi perlu menggunakan masker ketika bekerja dan memperhatikan
jenis masker serta cara pemakaiannya dengan baik dan benar.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Decreased lung vital capacity due to work or work environment factors can cause occupational diseases. Three (3) out of 6 rice mill workers had decreased lung vital capacity. The purpose of this study was to determine the factors associated with lung vital capacity in rice mill workers in the working area of Puskesmas Sumbang 1.
Methodology: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Data analysis used Spearman Rank Test and Wilcoxon Theta Test. The sample was 32 rice mill workers in the working area of Puskesmas Sumbang 1.
Results: Bivariate analysis revealed associations between age (p=0,009), history of lung disease (θ=0,3035), and mask use (θ=0,2136) with lung vital capacity.
Meanwhile, length of service (p=0,802), smoking habit (p=0,850), nutritional status
(p=0,315), work duration (p=0,417), and exercise habit (p=0,190) were not associated with lung vital capacity.
Conclusion: Age, history of lung disease, and mask use are associated with lung vital capacity in rice mill workers in the working area of Puskesmas Sumbang 1. Rice mill workers need to wear masks when working and pay attention to the type of mask and how to use it properly.
Kata kunciKapasitas Vital Paru, Pekerja Penggilingan Padi, Penggunaan Masker
Pembimbing 1Siti Harwanti, S.Kp., M.Kes
Pembimbing 2Damairia Hayu Parmasari, S.Kp.G., M.P.H
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-02-07 08:50:57.301431
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.