Artikel Ilmiah : J1A019038 a.n. VIA KORNETA AGUSTIN

Kembali Update Delete

NIMJ1A019038
NamamhsVIA KORNETA AGUSTIN
Judul ArtikelTRANSLATION TECHNIQUES AND READABILITY OF INDONESIAN CAPTIONS OF BREAKING NEWS POSTS INSTAGRAM ACCOUNT BADMINTALK_COM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dengan semakin luasnya jangkauan manusia dalam mengakses berbagai informasi dan hiburan di media sosial, penerjemahan menjadi semakin penting di dunia siber untuk mempermudah pengolahan informasi bagi orang-orang dengan latar belakang bahasa berbeda. Selanjutnya, caption @badmintalk_com pada postingan berita terhangat dilengkapi dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Keterlibatan manusia dalam penerjemahan dapat mengurangi atau menghilangkan hasil terjemahan teks yang janggal. Penelitian ini menggunakan teori Molina dan Albir untuk menentukan dan menemukan teknik penerjemahan dalam data dan teori Nababan untuk menilai kualitas terjemahan dari segi keterbacaan. Melalui metodologi deskriptif kualitatif, diperoleh hasil bahwa terdapat 8 dari 18 teknik penerjemahan yang dikemukakan oleh Molina dan Albir (2002), dengan rincian frekuensi sebagai berikut: Amplifikasi 16 (25,8%), Reduksi 12 (19,3%), Literal Terjemahan 11 (17,8%), Transposisi 7 (11,3%), Peminjaman 6 (9,7%), Generalisasi 5 (8,1), Partikularisasi 4 (6,4%), dan Deskripsi 1 (1,6%). Oleh karena itu, penilaian keterbacaan menunjukkan bahwa dari enam puluh dua data yang diperoleh, 52 data terhitung layak dibaca dengan persentase 83,9%, kurang terbaca (16,1%), dan tidak ada data yang dianggap tidak terbaca.
Abtrak (Bhs. Inggris)With the wider range of humans accessing various information and entertainment on social media, translation is increasingly important in the cyber world to make information easier for people with different language backgrounds to process. Subsequently, @badmintalk_com's caption on breaking news posts furnished both the English and Indonesian languages. Human involvement in translating can reduce or eliminate the result of an awkwardly translated text. The research uses the theories of Molina and Albir to determine and find the translation techniques in the data and Nababan’s to assess the translation quality in terms of readability. Through the qualitative descriptive methodology, the result found that there are 8 out of 18 translation techniques proposed by Molina and Albir (2002), with the frequent in detail as follows: Amplification 16 (25.8%), Reduction 12 (19.3%), Literal Translation 11 (17.8%), Transposition 7 (11.3%), Borrowing 6 (9.7%), Generalization 5 (8.1), Particularization 4 (6.4%), and Description 1 (1.6%). Therefore, the readability assessment shows that out of sixty-two pieces of data obtained, 52 were counted as readable with a percentage of 83.9%, less readable (16.1%), and no data is considered unreadable.
Kata kunciKajian Penerjemahan, Teknik Penerjemahan, Keterbacaan, Breaking News Post, Postingan Instagram.
Pembimbing 1Dr. Raden Pujo Handoyo, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Nadia Gitya Yulianita, S.Pd., M.Li
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-02-06 12:18:27.274541
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.