Artikel Ilmiah : I1A020094 a.n. NAFASHA FAIRLY IKHLASIA

Kembali Update Delete

NIMI1A020094
NamamhsNAFASHA FAIRLY IKHLASIA
Judul ArtikelPengaruh Pelatihan terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kesehatan dalam Penemuan Kasus Tuberkulosis di Wilayah Puskesmas Baturraden II
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Kasus Tuberkulosis (TB) di Indonesia terdeteksi meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penemuan kasus menjadi salah satu langkah pertama kegiatan penanggulangan TB. Keterlibatan elemen masyarakat termasuk kader kesehatan perlu dioptimalkan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader salah satunya melalui pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penemuan kasus TB di Wilayah Puskesmas Baturraden II.
Metodologi : Studi ini menggunakan metode kuasi-eksperimen (one group pretest-posttest dan one shot case study) dengan pemberian intervensi berupa pelatihan. Populasi penelitian ini adalah kader kesehatan Desa Rempoah dan Kemutug Kidul, Baturraden yang dipilih secara purposive sampling sehingga didapatkan sampel sejumlah 31 kader kesehatan. Tahapan kegiatan pelatihan meliputi pemberian pre-test, presentasi materi, post-test, dan observasi keterampilan.
Hasil Penelitian : Kader rata-rata berumur 41 tahun, tingkat pendidikan menengah (48,4%), dan ibu rumah tangga (83,9%). Ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan kader kesehatan sebelum dan sesudah pelatihan (p=0,000). Terdapat 20 kader (64,5%) memiliki skor pengetahuan meningkat dan 16 kader (51,6%) berketerampilan baik.
Kesimpulan : Pelatihan berpengaruh terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penemuan kasus tuberkulosis di wilayah Puskesmas Baturraden II.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Tuberculosis (TB) cases in Indonesia have been detected to be increasing in recent years. Case finding is the first step of TB control activities. The involvement of community elements including health cadres needs to be optimized in order to increase the knowledge and skills of cadres, one of which is through training. This study aims to determine the effect of training on the knowledge and skills of health cadres in TB case finding in the Baturraden II Health Center Area.
Methods: This study used a quasi-experimental method (one group pretest-posttest and one shot case study) with training intervention. The population of this study were health cadres of Rempoah and Kemutug Kidul villages, Baturraden, who were selected by purposive sampling to obtain a sample of 31 health cadres. The stages of training activities include giving pre-test, material presentation, post-test, and skill observation.
Results: Cadres had an average age of 41 years, secondary education level (48.4%), and housewives (83.9%). There was a significant difference between the knowledge of health cadres before and after training (p=0.000). There were 20 cadres (64,5%) with increased knowledge score and 16 cadres (51,6%) with good skills.
Conclusion: Training affects the knowledge and skills of health cadres in tuberculosis case finding in the Baturraden II Health Center area.
Kata kuncipelatihan, kader kesehatan, tuberkulosis
Pembimbing 1Siwi Pramatama Mars Wijayanti, S.Si., M.Kes., Ph.D
Pembimbing 2Devi Octaviana, S.Si., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-02-06 11:21:57.402368
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.