| NIM | J1D020048 |
| Namamhs | NAILA ABYANTIKA PRAMESTHI |
| Judul Artikel | Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk dalam Pemberitaan Sistem Zonasi Sekolah pada Kompas.com |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dugaan ketidakseimbangan dalam pemberitaan suatu peristiwa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud struktur teks, kognisi sosial, dan kontek sosial sesuai dengan model Van Dijk yang digunakan oleh Kompas dalam pemberitaan terkait sistem zonasi sekolah. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini adalah lima buah pemberitaan mengenai sistem zonasi sekolah yang dipublikasikan oleh Kompas.com yang sesuai dengan kriteria analisis model Van Dijk. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) serta teknik catat. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis wacana kritis model Van Dijk yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu wujud struktur teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Wujud struktur teks dibagi menjadi struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro yang di dalamnya terbagi menjadi beberapa elemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada wujud struktur teks terdapat 116 data dengan rincian 10 data mengandung struktur makro, 50 data mengandung superstruktur, dan 56 data mengandung struktur mikro. Ditemukan 5 data yang mengandung kognisi sosial dan 10 data yang mengandung konteks sosial. Berdasarkan data di atas, paling banyak ditemukan adalah elemen struktur mikro. Bagian dari struktur mikro yang paling banyak ditemui adalah koherensi. Koherensi banyak ditemui karena Kompas ingin menunjukkan bahwa penyusunan pemberitaan selalu memperhatikan kepaduan makna melalui koherensi sehingga maksud yang ingin dipaparkan akan tersampaikan dengan baik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research was motivated by an alleged imbalance in the reporting of an event. The purpose of this study is to describe the form of text structure, social cognition, and social context in accordance with Van Dijk's model used by Kompas in news related to the school zoning system. This form of research is qualitative research. The data of this study are five reports on the school zoning system published by Kompas.com that fit the criteria of Van Dijk's model analysis. The data collection method in this study is the listening method with basic tapping techniques and advanced techniques of free listening to engage proficiently (SBLC) and recording techniques. This research data was analyzed using Van Dijk's critical discourse analysis model which consists of three dimensions, namely the form of text structure, social cognition and social context. The form of text structure is divided into microstructure, superstructure, and macrostructure in which it is divided into several elements. The results showed that in the form of text structure there were 116 data with details of 10 data containing macrostructure, 50 data containing superstructure, and 56 data containing microstructure. It found 5 data containing social cognition and 10 data containing social context. Based on the above data, the most commonly found are microstructural elements. The part of the microstructure that is most commonly encountered is coherence. Coherence is often found because Kompas wants to show that the preparation of news always pays attention to the cohesiveness of meaning through coherence so that the intention to be presented will be conveyed properly. |
| Kata kunci | wacana kritis, Teun A. Van Dijk, berita, sistem zonasi sekolah, Kompas |
| Pembimbing 1 | Dra. Dyah Wijayawati, M.Pd. |
| Pembimbing 2 | Vera Krisnawati, S.S., M.Pd. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2024-02-06 10:27:28.922293 |
|---|