Artikel Ilmiah : A1C019055 a.n. LARAS DWI JAYANTI

Kembali Update Delete

NIMA1C019055
NamamhsLARAS DWI JAYANTI
Judul ArtikelUji Performa Irigasi Tetes Otomatis Berbasis Waktu Dalam Budidaya Tanaman Serai Wangi Pada Lahan Marginal
Abstrak (Bhs. Indonesia)Serai wangi (Cymbopogon nardus) adalah tumbuhan jenis rumput-rumputan. Serai wangi menghasilkan minyak serai wangi yang sangat diminati oleh banyak negara. Tanaman serai wangi dapat tumbuh di hampir semua jenis tanah, termasuk tanah marginal. Tanah marginal merupakan tanah kering yang memiliki kandungan hara terbatas, sehingga diperlukanya irigasi, seperti irigasi tetes. Irigasi tetes merupakan salah satu teknologi irigasi yang berguna untuk memanfaatkan ketersediaan air yang sangat terbatas secara efisien dan meningkatkan nilai pendayagunaan air. Namun aplikasi irigasi tetes untuk budidaya serai wangi pada lahan marginal masih belum banyak diperhatikan sehingga diperlukan kajian lebih spesifik terkait penjadwalan dan uji performa agar irigasi tetes tersebut dapat berjalan dengan optimal serta pengelolaan air secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem irigasi tetes otomatis berbasis waktu dan sistem irigasi tetes otomatis berbasis waktu yang efektif dan efisien untuk lahan marginal tanaman serai wangi. Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan menampung volume air yang keluar dari emitter ke dalam gelas plastik selama 10 menit sesuai durasi penyiraman. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali selama penelitian dan setiap pengambilan sampel diulang sebanyak 3 kali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI5 merupakan variasi penjadwalan irigasi yang efektif dan efisien dibandingkan dengan penjadwalan lainnya dengan nilai rata-rata debit pada SI5 yaitu sebesar 5,17 L/jam. Nilai koefisien keseragaman (CU) dan keseragaman emisi (EU) yaitu 90,38% dan 85,59%. Jika dihubungkan dengan pertumbuhan tanaman, rata-rata nilai produktivitas air, biomassa dan tinggi tanaman pada SI5 yaitu 0,07 g/ml; 972,22 g; dan 99,33 cm.
Abtrak (Bhs. Inggris)Citronella (Cymbopogon nardus) is a grass type plant. Citronella produces citronella oil which is in great demand in many countries. Citronella can grow in almost all types of soil, including marginal soil. Marginal land is dry land that has limited nutrient content, so irrigation such as drip irrigation is needed. Drip irrigation is irrigation that is useful for utilizing very limited water availability efficiently and increasing the value of water use. However, the application of drip irrigation for cultivating citronella on marginal land has not received much attention, so more specific studies are needed regarding scheduling and performance tests so that drip irrigation can run optimally and manage water effectively and efficiently. This research aims to determine the performance of a time-based automatic drip irrigation system and an effective and efficient time-based automatic drip irrigation system for marginal land for citronella plants. Samples were taken in this study by holding the volume of water coming out of the emitter into a plastic cup for 10 minutes according to the duration of watering. Sampling was carried out 3 times during the research and each sampling was repeated 3 times.
The research results show that SI5 is an effective and efficient variation of irrigation scheduling compared to other scheduling with an average discharge value in SI5 of 5,17 L/hour. The uniformity coefficient (CU) and emission uniformity (EU) values are 90,38% and 85,59%. If related to plant growth, the average value of water productivity, biomass and plant height in SI5 is 0,07 g/ml; 972,22 g; and 99,33 cm.
Kata kunciSerai Wangi, Irigasi Tetes, Lahan Marginal, Keseragaman, Pertumbuhan Tanaman.
Pembimbing 1Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr. Ph.D.
Pembimbing 2Arief Sudarmaji, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2024-02-05 21:30:57.820566
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.