Artikel Ilmiah : G1A020064 a.n. RAFIKA ZAHRA
| NIM | G1A020064 |
|---|---|
| Namamhs | RAFIKA ZAHRA |
| Judul Artikel | HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA PESERTA PROLANIS JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Hubungan Antara Literasi Kesehatan dan Pengendalian Hipertensi pada Peserta Prolanis Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kabupaten Banyumas ABSTRAK Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu kontributor utama angaka kematian di dunia dengan prevalensi yang progresif setiap tahunnya. Prolanis merupakan program yang dilaksankaan oleh BPJS Kesehatan untuk mengendalikan penyakit kronis di Indonesia, termasuk hipertensi. Pengendalian hipertensi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah literasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara literasi kesehatan dan pengendalian hipertensi pada peserta Prolanis JKN di Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Pengambilan data dilakukan di sembilan FKTP dengan jumlah responden 175 orang. Pengendalian hipertensi dilihat dari pengukuran tekanan darah dalam 3 bulan terakhir. Literasi kesehatan diukur menggunakan kuesioner HLS-EU-16Q versi Indonesia. Data dianalisis dengan uji chi-square dan uji regresi logistik. Hasil: Dari 175 responden, 58,3% responden berada pada kelompok pengendalian hipertensi yang terkontrol sedangkan sebanyak 41,7% berada pada kelompok yang tidak terkontrol. Hubungan antara literasi kesehatan dan pengendalian hipertensi yang dianalisis dengan chi square memiliki p-value sebesar 0,69 dan dengan uji regresi logistik memiliki p-value sebesar 0,53 (OR (95%CI) = 1,24) pada kelompok literasi kesehatan yang sufficient. Oleh karena itu, literasi kesehatan tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan pengendalian hipertensi tetapi masih cenderung memiliki peran yang penting dalam pengendalian hipertensi yang ditunjukkan oleh peningkatan OR-nya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan dan pengendalian hipertensi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Hypertension is one of the main contributors to death rates in the world with a progressive prevalence every year. Prolanis is a program implemented by BPJS Health to control chronic diseases in Indonesia, including hypertension. Hypertension control can be influenced by many factors, one of them is health literacy. This study aims to determine whether there is a association between health literacy and hypertension control in Prolanis JK’s participants in Banyumas Regency. Method: This study is an analytical observational study with a cross-sectional study design. Data collection was carried out in nine FKTPs with a total of 175 respondents. Hypertension control is seen from blood pressure measurements in the last 3 months. Health literacy was measured using the Indonesian version of the HLS-EU-16Q questionnaire. Data were analyzed using chi-square and logistic regression. Results: From 175 respondents, 58.3% of respondents are in the controlled hypertension group while 41.7% are in the uncontrolled group. The association of health literacy and hypertension control which was analyzed using chi square had a p-value of 0.69 and using the logistic regression had a p-value of 0.53 (OR (95%CI) = 1.24) in the sufficient health literacy group. Therefore, health literacy does not have a significant relationship with hypertension control statistically but tends to have an important role in hypertension control as indicated by its increased odd ratio. Conclusion: There is no significant relationship between health literacy and hypertension control. |
| Kata kunci | literasi kesehatan, pengendalian hipertensi, Prolanis |
| Pembimbing 1 | dr. Joko Mulyanto, M.Sc. Ph.D. |
| Pembimbing 2 | dr. Miko Ferine, M.Med.Ed |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2024-02-05 12:41:25.94049 |