Artikel Ilmiah : J1B018060 a.n. AMILATUN NABAWIYAH

Kembali Update Delete

NIMJ1B018060
NamamhsAMILATUN NABAWIYAH
Judul ArtikelISTILAH-ISTILAH DALAM PERTUNJUKAN KESENIAN EBEG TURONGGO JOYO MIYARDI DI DESA JOJOGAN KECAMATAN WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG
(KAJIAN ETNOLINGUISTIK)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bahasa merupakan alat atau syarat berhubungan antara manusia satu dengan manusia yang lain, baik lahir maupun batin dalam pergaulan setiap hari. Setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa lainnya. Oleh sebab itu, dari ciri khas bahasa tersebutlah bahasa memegang peran penting dalam segala kegiatan masyarakat. Bahasa tidak hanya sebagai metode berpikir. Namun, juga sebagai pengembang budaya. Dalam hal kaitannya bahasa dengan budaya, para ilmuan biasa menyebutnya dengan istilah etnolinguistik. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya khususnya dalam pertunjukan ebeg turonggo joyo miyardi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memudahkan memahami makna kultural dari istilah-istilah yang ada dalam pertunjukan ebeg turonggo joyo miyardi karena selama ini pemahaman makna tersebut hanya melalui proses turun-temurun yang lebih banyak secara lisan dibandingkan lewat tulisan. Oleh karena itu, secara detail akan dijelaskan mengenai bentuk dan makna kultural istilah-istilah dalam pertunjukan ebeg turonggo joyo Miyardi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Language is a tool or condition for communicating between one human being and another human being, both physically and mentally in daily interactions. Each language has its own characteristics that other languages do not have. Therefore, from the characteristics of language, language plays an important role in all community activities. Language is not only a method of thinking, but also as a cultural developer. In terms of the relationship between language and culture, scientists usually call it ethnolinguistics. This research, was carried out as an effort to preserve culture, especially in the ebeg turonggo joyo miyardi perfomance. It is hoped that the results of this research will help the public to make it easier to understand the cultural meaning of the terms in the ebeg turonggo joyo miyardi performance because so far understanding of these meanings has only been through a hereditary process, mostly verbally rather than through writing. Therefore, in detail we will explain the form and cultural meaning of the terms in the ebeg turonggo joyo miyardi performance.
Kata kunciEtnolinguistik, istilah, bentuk kata, makna leksikal, makna kultural, ebeg turonggo joyo miyardi
Pembimbing 1Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Gita Anggria Resticka, S.S., M.A
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2024-02-04 08:14:49.762615
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.