Artikel Ilmiah : F1A007069 a.n. VINCENTIUS RAHARDYAN SATRIADI

Kembali Update Delete

NIMF1A007069
NamamhsVINCENTIUS RAHARDYAN SATRIADI
Judul ArtikelPeran Orang Tua Dalam Pendidikan Seks Remaja Di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pengaruh globalisasi seperti internet disaat pengaruh budaya barat masuk dengan mudah dan bebas tanpa adanya saring atau filter terlebih dahulu. Mengingat derasnya budaya negatif barat dan era globalisasi yang mendorong semakin gencarnya prilaku penyimpangan seksual pada remaja, maka pendidikan seks bagi remaja dalam arti pengetahuan kesehatan reproduksi dan persoalan seksualitas merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut. Hal-hal buruk itu seperti hamil diluar nikah, pergaulan bebas atau free sex, ciuman di tempat umum dan pacaran yang tidak wajar atau tidak sehat telebih lagi pacaran yang menyimpang seperti pasangan homo atau gay maupun pasangan lesbian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran keluarga khususnya orang tua dalam pendidikan seks remaja di Purwokerto, dimana perkembangan pergaulan remaja sekarang ini cenderung ke pergaulan bebas seperti seks bebas, ciuman ditempat umum, dan pacaran yang menyimpang, yang dapat merugikan bagi orang tua dan remaja itu sendiri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Sasaran penelitian dalam penelitian ini yaitu orang tua yang memiliki remaja usia 12-24 tahun dan remaja itu sendiri. Adapun teknik pengambilan sample yaitu purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak sembilan orang. Penelitian ini menggunakan model analisis interaktif sebagai metode analisis data. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sebagian besar orang tua sudah mengajarkan pendidikan seks terhadap anaknya, pendidikan seks diajarkan kepada anaknya pada saat anak tersebut sudah mulai akil baligh ataupun sudah masuk usia remaja. Dari pihak sekolah juga berperan dalam pendidikan seks. Selain itu pendapat tentang pacaran cukup berbeda-beda dari yang memperbolehkan maupun yang tidak memperbolehkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The influence of globalization such as Internet when the effect of Western culture were accepted easily and free without filtration. Remember of much negative culture from western and globalization era that push people do deviant behavior such as sexual deviance at the teenager, so sex education for teenager in the sense of knowledge about reproduction Health and problem of sexuality becomes the one of alternative to solve that problem. Some problem such as pregnant before mariage, promiscuity or free sex, kissing at a public place and unsual dating moreover homo couple such as gay or lesbian. This research intend to know how the role of family for particularly the role of parent about sex education for teenager in Purwokerto, wherein the development of teen promiscuity tend to free sex, kissing in a public place, and unusual relationship, which could give bad impact toward parent and the teenager itselfs.The method used in this research is Qualitative. The aim of the research is parent who has teenager in 12-24 age and the teenager itselfs. Then for sampling technique is using purposive sampling with 9 sources. This research is using interactive model as the method of data analysis.The result of the research shows that almost of the parent have educated sex education toward their children, the sex educational was given when the children experienced puberty or became teenager. Ten school also take a role in sex educational. In other hand the opinion of relation is various such as there are some who lets their children to have relation and the other not.
Kata kunciPendidikan Seks dan peran keluarga
Pembimbing 1Dr.Rawuh Edy P,M.Si
Pembimbing 2Dra.Endang Dwi S,M.Si
Pembimbing 3Dra.Sotyania W,M.Kes
Tahun2013
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.