| NIM | I1B020054 |
| Namamhs | TITI SAYEKTI HANDAYANI |
| Judul Artikel | Gambaran Tingkat Stres pada Penderita Diabetes Melitus di Prolanis Puskesmas Purwokerto Timur II |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis jangka panjang yang memerlukan pengontrolan gula darah secara rutin dan pengobatan seumur hidup. Stres dapat sangat mudah terjadi pada penderita diabetes melitus akibat penyakit yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada penderita diabetes melitus. Metodologi: Penelitian deskriptif dengan metode cross sectional yang melibatkan 52 responden dan menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh dengan kuesioner Diabetes Distres Scale (DDS)-17 yang diisi melalui kuesioner yang dibagikan dan diolah dengan analisis univariat. Hasil Penelitian: Mayoritas responden adalah perempuan, berpendidikan terakhir SD dengan penanggung jawab pembiayaan kesehatan secara mandiri, lama menderita ≥5 tahun, penderita dengan komplikasi, kadar HbA1C ≥7%, dan rerata usia 61,94 tahun. Mayoritas penderita diabetes melitus yang mengikuti prolanis mengalami tingkat stres yang sedang. Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki tingkat stres yang sedang dengan domain beban emosional lebih tinggi dari domain lainnya. Upaya untuk menurunkan stres yang dialami penderita diabetes melitus perlu dilakukan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Diabetes mellitus is a long-term chronic disease that requires regular blood sugar control and lifelong treatment. Stress can very easily occur in diabetes mellitus sufferers due to the disease they are experiencing. This study aims to determine the level of stress in diabetes mellitus sufferers. Method: Descriptive research with a cross sectional method involving 52 respondents and using simple random sampling techniques. Data was obtained using the Diabetes Distress Scale (DDS)-17 questionnaire which was filled in through a distributed questionnaire and processed using univariate analysis. Results: The majority of respondents were women, had at least elementary school education and were responsible for health financing independently, had suffered for ≥5 years, and were sufferers with complications, HbA1C level ≥7%, and mean age 61.94 years. The majority of diabetes mellitus sufferers who took prolanis experienced moderate levels of stress. Conclusion: Most respondents had a moderate level of stress with the emotional burden domain being higher than other domains. Efforts to reduce the stress experienced by diabetes mellitus sufferers need to be made.
|
| Kata kunci | Diabetes Melitus, Prolanis, Stres |
| Pembimbing 1 | Akhyarul Anam, S.Kep., Ns., M.Kep. |
| Pembimbing 2 | Agis Taufik, M. Kep., Ns., Sp. Kep. MB. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2024-02-01 12:16:26.766831 |
|---|