Artikel Ilmiah : H1C019015 a.n. MUHAMMAD JIDDAN AL BAJILI

Kembali Update Delete

NIMH1C019015
NamamhsMUHAMMAD JIDDAN AL BAJILI
Judul ArtikelGeologi dan Estimasi Sumberdaya Bijih Besi Laterit Sebagai Bahan Baku Semen Pada Daerah Kelumpang Hulu dan Sekitarnya, Kalimantan Selatan
Abstrak (Bhs. Indonesia)Peningkatan kebutuhan akan pembangunan di berbagai sektor, seperti perumahan, peruhubungan, dan industri terus digalakkan. Salah satu bahan pendukung yang sangat dibutuhkan adalah semen. Bahan untuk membuat semen diantaranya adalah pasir besi. Kelumpang Hulu merupakan salah satu daerah dengan yang memiliki potensi tambang laterit. Kandungan besi (Fe) yang ada pada laterit menjadikannya sebagai salah satu bahan tambang alternatif pengganti pasir besi sebagai salah satu bahan baku pembuatan semen. Maka dari itu dalam penentuannya diperlukan analisis karakteristik dan estimasi sumberdaya untuk mengetahui laterit yang dapat digunakan dalam industri semen. Lokasi penelitian berada di Daerah Kelumpang Hulu, Kalimantan Selatan. Berdasarkan analisis petrografi diperoleh batuan yang ada pada daerah penelitian adalah batupasir, batulempung, serpih, dan peridotite terserpentinisasi. Berdasarkan hasil analisis uji XRF didapatkan dominasi kadar Fe2O3 berkisar antara 50 – 70% yang mana nilai tersebut sesuai untuk dijadikan sebagai bahan baku semen. Estimasi sumberdaya dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak GEOVIA Surpac 6.6.3. di dapatkan total volume sumberdaya bijih besi laterit sebesar 13.345.315 m3 dengan total nilai tonase sebesar 22.420.130 ton.
Abtrak (Bhs. Inggris)The demand for development in various sectors, such as construction, transportation, and industry, continues to increase. Cement is one of the most sought-after materials, and its production requires iron sand. Kelumpang Hulu is a region with potential for laterite mining, as laterite contains iron (Fe) and can be used as an alternative material to replace iron sand. To determine laterite that can be used in the cement industry, it is necessary to analyze the characteristics and estimate the available resources. The project area, located in Kelumpang Hulu, South Kalimantan, consists of sandstone, claystone, shale, and serpentinized peridotite, as determined by petrographic analysis. The XRF analysis results indicate that the Fe2O3 concentration dominates between 50-70%, making it a suitable material for cement production. The resource estimation, analyzed using GEOVIA Surpac 6.6.3, shows a total volume of 13,345,315 m3 of iron lateritic ore with a total tonnage of 22,420,130 tons.
Kata kunciLaterit, Kalimantan Selatan, Surpac, Estimasi Sumberdaya
Pembimbing 1Ir. Siswandi, S.T., M.T.
Pembimbing 2Ir. Akhmad Khahlil Gibran, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman89
Tgl. Entri2024-02-01 12:06:18.253909
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.