Artikel Ilmiah : D1A019124 a.n. DYAH AYU RIZQIKA LESTARI

Kembali Update Delete

NIMD1A019124
NamamhsDYAH AYU RIZQIKA LESTARI
Judul ArtikelPENGARUH IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT YANG BERBEDA TERHADAP DURABILITAS DAN DAYA SERAP AIR PELLET PAKAN KOMPLIT BERBASIS FODDER JAGUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dyah Ayu Rizqika Lestari. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda terhadap karakteristik fisik berupa durabilitas dan daya serap air pada pellet pakan komplit berbasis fodder jagung. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Peubah yang diamati adalah durabilitas dan daya serap air. Perlakuan terdiri dari P1 = 30% hijauan dan 70% konsentrat, P2 = 50% hijauan dan 50% konsentrat, dan P3 = 70% hijauan dan 30% konsentrat. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa rataan durabilitas perlakuan P1=94,88±0,54%, perlakuan P2=92,99±0,91%, dan perlakuan P3=90,26±0,70%, sedangkan rataan daya serap air perlakuan P1=138,68±1,06%, perlakuan P2=156,76±8,10%, dan perlakuan P3=216,82±13,09%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa imbangan hijauan dan konsentrat yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap durabilitas dan daya serap air (P<0,01). Hasil uji lanjut DMRT menunjukkan bahwa semakin tinggi imbangan hijauan dibanding konsentrat akan menghasilkan nilai durabilitas yang rendah dan daya serap air yang tinggi. Pellet pakan kompit perlakuan P1 dengan imbangan 30% hijauan dan 70% konsentrat merupakan pellet dengan durabilitas tertinggi dan daya serap air terendah.
Abtrak (Bhs. Inggris)Dyah Ayu Rizqika Lestari. This research was conducted to determine the effect of different forage and concentrates ratios on physical characteristics such as durability and water absorption in complete feed pellets based on corn fodder. The study was carried out experimentally in a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replications. The variables observed were durability and water absorption. The treatment consisted of P1 = 30% forage and 70% concentrate, P2 = 50% forage and 50% concentrate, and P3 = 70% forage and 30% concentrate. The results of the study showed that the mean durability for treatments P1=94.88±0.54%, P2=92.99±0.91%, and P3=90.26±0.70%. Meanwhile, the mean water absorption capacity for treatments P1=138.68±1.06%, P2=156.76±8.10%, and P3=216.82±13.09%. The analysis of variance showed that different forage and concentrate ratios significantly affected durability and water absorption capacity (P<0.01). The Duncant New Multiple Range Test indicated that a higher forage to concentrate ratio resulted in lower durability and higher water absorption capacity. The treatment P1 with a 30% forage and 70% concentrate ratio exhibited the highest durability and the lowest water absorption capacity in pellets of complete feed.

Kata kunci Pellet, Pakan Komplit, Durabilitas, Daya Serap Air
Pembimbing 1Ir. Titin Widiyastuti, S.Pt., M.Si., IPM
Pembimbing 2Dr. Ir. Munasik, M.P, IPU
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2024-01-31 10:31:00.342447
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.